InfoBenua.Com
  • Home
  • Redaksi
  • INFO PRODUK
  • Blog
  • Infografis
  • Video
  • KODE ETIK PERUSAHAAN PERS
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
No Result
View All Result
InfoBenua.Com
  • Home
  • Redaksi
  • INFO PRODUK
  • Blog
  • Infografis
  • Video
  • KODE ETIK PERUSAHAAN PERS
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
No Result
View All Result
No Result
View All Result

Helmi Minta Warga Samarinda Stop Bakar Sampah Sembarangan

by Eka Mandiri
Senin, 12 Oktober 2026, 20:18
in Berita, DPRD SAMARINDA, Samarinda
Bagikan

Teks foto: Salah Satu Titik Karhutla di Samarinda

Infobenua.com, Samarinda—– Kebakaran yang menghanguskan puluhan rumah di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menjadi pengingat bagi masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap api selama musim kemarau.

Ketua DPRD Kota Samarinda Helmi Abdullah meminta warga tidak membakar sampah sembarangan karena api dapat menjalar dan membahayakan permukiman.

Helmi menyebut, berdasarkan informasi yang diterimanya, sekitar 75 rumah terbakar di Tenggarong. Kebakaran juga terjadi di Muara Badak, yang merupakan kampung halamannya, dengan sekitar sembilan rumah terdampak.

“Di Kukar kemarin ada 75 rumah yang terbakar. Kebetulan di kampung saya, di Muara Badak, juga ada terbakar sekitar sembilan rumah. InsyaAllah mungkin besok saya mau tengok ke sana,” kata Helmi (12/10/2026).

Ia mengatakan, musim kemarau membuat masyarakat perlu lebih berhati-hati terhadap aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran.

Membakar sampah di lahan terbuka, misalnya, dapat berbahaya apabila api tidak terkendali dan menjalar ke vegetasi kering atau bangunan di sekitarnya.

“Imbauan kita kepada seluruh masyarakat, khususnya warga Samarinda, agar selalu menjaga kebersihan lingkungan dan jangan membakar sampah sembarangan,” ujarnya.

Helmi juga mengingatkan bahwa dampak kebakaran tidak berhenti pada kerusakan bangunan dan lahan.

Asap yang dihasilkan dapat mengganggu lingkungan, sedangkan api yang menjalar ke permukiman berpotensi mengancam keselamatan warga.

Ia berencana mengunjungi warga terdampak kebakaran di Muara Badak untuk melihat kondisi mereka secara langsung.

Menurutnya, kewaspadaan dan keterlibatan masyarakat menjadi bagian penting dalam mencegah kebakaran, khususnya ketika kondisi cuaca kering.

“Di Kukar kemarin ada 75 rumah yang terbakar. Kebetulan di kampung saya, di Muara Badak, juga ada terbakar sekitar sembilan rumah,” tutup Helmi Abdullah.

Penulis: Frida | Editor: Eka Mandiri

Views Count: 1

Infobenua.com TVChannel

Statistik Pengunjung

1533563
Users Today : 2548
Total Users : 1533563
Views Today : 4779
Total views : 6987273
  • Home
  • Redaksi
  • INFO PRODUK
  • Blog
  • Infografis
  • Video
  • KODE ETIK PERUSAHAAN PERS
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami

Copyright © 2017-2025 InfoBenua.com