InfoBenua.Com
  • Home
  • Redaksi
  • INFO PRODUK
  • Blog
  • Infografis
  • Video
  • KODE ETIK PERUSAHAAN PERS
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
No Result
View All Result
InfoBenua.Com
  • Home
  • Redaksi
  • INFO PRODUK
  • Blog
  • Infografis
  • Video
  • KODE ETIK PERUSAHAAN PERS
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
No Result
View All Result
No Result
View All Result

Forensik Ungkap Kematian WBP Lapas Balikpapan akibat Kekerasan Tumpul di Kepala

by Irwan Balikpapan
Rabu, 7 Oktober 2026, 16:15
in Balikpapan
Bagikan

BALIKPAPAN — Polresta Balikpapan mengungkap hasil pemeriksaan forensik terkait kematian warga binaan Lapas Kelas IIA Balikpapan, Muhammad Husin.

Hasil pemeriksaan dokter forensik RSUD dr Kanu­djoso Djatiwibowo Balikpapan menemukan adanya luka akibat kekerasan benda tumpul pada tubuh korban, termasuk pada bagian kepala.

Dokter Forensik RSUD dr Kanu­djoso Djatiwibowo Balikpapan, dr Heryadi Bawono Putro, Sp.F.M, mengatakan pemeriksaan menemukan sejumlah luka pada tubuh korban.

“Luka tersebut antara lain berupa memar pada kepala, kelopak mata kanan, daun telinga kiri, serta bagian kulit di belakang telinga kiri,” ujar Heryadi dalam konferensi pers di Mapolresta Balikpapan, Rabu (7/10/2026).

Selain itu, ditemukan memar pada anggota gerak atas kanan dan kiri. Korban juga mengalami luka robek pada pelipis kanan serta sejumlah luka lecet pada wajah, anggota gerak atas kanan, dan anggota gerak bawah kanan.

Berdasarkan hasil otopsi, dokter juga menemukan resapan darah pada kulit kepala bagian dalam sisi kiri belakang.

Menurut Heryadi, temuan tersebut menunjukkan adanya kekerasan benda tumpul yang terjadi ketika korban masih hidup.

“Didapatkan juga adanya luka robek pada pelipis kanan dan beberapa luka lecet pada wajah, anggota gerak atas kanan serta anggota gerak bawah kanan,” katanya.

dr Heryadi dalam pemeriksaan lebih lanjut menemukan adanya perdarahan pada selaput lunak otak dan selaput keras otak dengan total volume sekitar 110 cc.

Heryadi mengatakan jumlah perdarahan tersebut tergolong fatal.

Selain perdarahan pada otak, ditemukan pula tanda-tanda mati lemas pada tubuh korban.

“Jadi sebab kematiannya adalah luka akibat kekerasan tumpul pada kepala yang menyebabkan pecahnya pembuluh darah kepala dan terjadi perdarahan pada otak yang mengakibatkan mati lemas,” jelasnya.

Polisi Periksa 13 Saksi

Wakapolresta Balikpapan AKBP Fauzan Arianto mengatakan, penyidikan kasus tersebut masih terus dilakukan.

Muhammad Husin merupakan narapidana kasus narkoba kiriman dari Rutan Tanah Grogot, Kabupaten Paser. Ia meninggal setelah terlibat perkelahian di dalam kamar sel Lapas Kelas IIA Balikpapan.

Kasus tersebut dilaporkan ke polisi pada 30 September 2026.

Hingga Rabu (7/10/2026), penyidik telah memeriksa 13 saksi. Mereka terdiri dari 10 warga binaan pemasyarakatan dan tiga petugas Lapas Kelas IIA Balikpapan.

“Tim masih melakukan penyelidikan secara menyeluruh untuk mengungkap secara terang-benderang rangkaian peristiwa yang menyebabkan meninggalnya korban,” kata Fauzan.

Selain memeriksa saksi, polisi berkoordinasi dengan pihak lapas, memeriksa rekaman CCTV, serta mengamankan sejumlah barang bukti, termasuk pakaian korban.

Polisi juga telah menerima hasil pemeriksaan medis forensik untuk membantu mengungkap penyebab kematian korban.

Terlibat Dua Peristiwa Perkelahian

Berdasarkan keterangan sementara dari sejumlah saksi, Muhammad Husin diduga terlibat dalam dua peristiwa perkelahian pada rentang 29-30 September 2026.

Perkelahian pertama terjadi di kamar sel B7 Blok B1 Lapas Kelas IIA Balikpapan pada 29 September 2026.

Dalam peristiwa tersebut, korban disebut mengalami benturan, pukulan hingga injakan pada bagian kepala.

Setelah kejadian, kondisi korban disebut semakin melemah. Korban kemudian ditempatkan di tempat tidur.

Warga binaan yang berada di dalam kamar sel selanjutnya meminta bantuan petugas lapas.

Petugas bersama tim medis memberikan pertolongan sebelum korban dievakuasi ke RSUD dr Kanu­djoso Djatiwibowo Balikpapan.Namun, korban kemudian dinyatakan meninggal dunia.

Kepala Lapas Kelas IIA Balikpapan Andri Lesmano sebelumnya mengatakan, berdasarkan pemeriksaan internal bersama Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Kaltim, peristiwa tersebut dipicu perkelahian atau kontak fisik antara korban dengan dua warga binaan berinisial I dan R.

Belum Ada Tersangka

Meski telah memeriksa sejumlah saksi dan mengantongi hasil pemeriksaan forensik, Polresta Balikpapan belum menetapkan tersangka dalam kasus tersebut.

Fauzan mengatakan penyidik masih mengumpulkan dan mencocokkan alat bukti serta keterangan saksi.

Polisi dalam waktu dekat akan melakukan gelar perkara untuk menentukan pihak yang bertanggung jawab dalam kasus tersebut.

“Kami dalam waktu dekat akan melaksanakan gelar perkara kembali untuk menetapkan tersangka,” kata Fauzan.

Ia menegaskan penyidikan dilakukan menggunakan pendekatan scientific crime investigation dengan mengacu pada alat bukti dan keterangan yang diperoleh penyidik.

Terkait informasi yang beredar di media sosial mengenai dugaan keterlibatan petugas lapas dalam kekerasan terhadap korban, polisi menyatakan belum menemukan indikasi tersebut.

“Berdasarkan hasil pemeriksaan awal sampai dengan sekarang, sementara belum ada indikasi keterlibatan dari petugas lapas. Namun tentunya kami dari penyidik terus mendalami terkait informasi tersebut,” ujarnya.

Polisi juga masih mendalami kondisi korban sebelum dievakuasi ke rumah sakit, termasuk posisi korban ketika ditemukan.

“Masih kami dalami. Jadi kami belum bisa menjelaskan secara detail karena statusnya memang masih penyelidikan,” kata Fauzan.

Polresta Balikpapan meminta masyarakat tidak berspekulasi atau menyebarkan informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya.

“Kami akan memastikan proses penyidikan dilakukan secara profesional, transparan dan berdasarkan alat bukti serta keterangan yang diperoleh di lapangan,” ujarnya.

Penulis: Irwanto.s

Views Count: 6

Infobenua.com TVChannel

Statistik Pengunjung

1521103
Users Today : 2
Total Users : 1521103
Views Today : 2
Total views : 6961350
  • Home
  • Redaksi
  • INFO PRODUK
  • Blog
  • Infografis
  • Video
  • KODE ETIK PERUSAHAAN PERS
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami

Copyright © 2017-2025 InfoBenua.com