InfoBenua.Com
  • Home
  • Redaksi
  • INFO PRODUK
  • Blog
  • Infografis
  • Video
  • KODE ETIK PERUSAHAAN PERS
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
No Result
View All Result
InfoBenua.Com
  • Home
  • Redaksi
  • INFO PRODUK
  • Blog
  • Infografis
  • Video
  • KODE ETIK PERUSAHAAN PERS
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
No Result
View All Result
No Result
View All Result

Festival Cenil Meriahkan HUT ke-42 Desa Kota Bangun III

by Eka Mandiri
Rabu, 30 April 2025, 21:38
in Advertorial, Diskominfo Kukar, Kukar
Bagikan

Keterangan Foto : Festival Cenil di Kota Bangun III, Lilik.

Infobenua.Com, Kukar – Pemerintah Desa (Pemdes) Kota Bangun III kembali menggelar Festival Cenil sebagai bagian dari peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Desa yang ke-42 tersebut.

Acara ini berlangsung meriah dengan melibatkan ratusan warga serta pelaku seni dan komunitas lokal, di halaman Kantor Desa Kota Bangun III pada Rabu (30/4/2025).

Kepala Desa Kota Bangun III, Lilik Hendrawanto, menyampaikan bahwa kegiatan ini lahir dari semangat masyarakat dalam melestarikan kembali budaya yang telah lama hidup di tengah-tengah mereka.

“Yang menjadi latar belakang Festival Cenil ini adalah semangat masyarakat untuk mewujudkan dan melestarikan kembali budaya yang ada,” ungkapnya.

Festival Cenil juga menjadi bukti kekompakan warga. Bukan sekadar perayaan ulang tahun desa, festival ini mencerminkan kolaborasi lintas elemen masyarakat, dari RT, sekolah, dinas, hingga komunitas seni dan literasi. Tahun ini, sebanyak 21 RT ikut ambil bagian, ditambah kontribusi dari berbagai lembaga lainnya.

Dalam penyelenggaraan tahun 2025, partisipasi masyarakat semakin meningkat. “Alhamdulillah, kita berhasil mengumpulkan sebanyak 70 loyang cenil untuk disajikan kepada masyarakat,” ucap Lilik.

Rangkaian kegiatan dimulai dengan pentas seni dan lomba mewarnai, dilanjutkan dengan acara inti pembukaan. Setelah itu, warga dan pengunjung dapat menikmati Bazar Cenil, Bazar UMKM, serta berbagai stan literasi dan budaya. Menjelang sore, digelar kembali pentas seni, dan malam harinya ditutup dengan pertunjukan musik campur sari.

Acara pembukaan dimeriahkan oleh tiga kelompok kesenian, yakni Turonggo Setia Budoyo, Gita Suara, serta grup seni dari sekolah-sekolah. Sementara di pentas sore dan malam, para pelajar dari tingkat TK hingga MTs tampil menunjukkan bakat seni mereka.

Festival ini tidak hanya menjadi ajang hiburan, tapi juga sarana pelestarian budaya serta edukasi bagi generasi muda. Pemerintah desa menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan wadah kreatif bagi masyarakat yang ingin berkarya di bidang budaya.

“Kami dari pemerintah desa sangat berharap mendapatkan masukan dari para pelaku seni tentang bagaimana melestarikan budaya secara berkelanjutan. Kalau memang yang dibutuhkan adalah wadah untuk berekspresi, insyaallah kami siap memfasilitasi,” pungkas Lilik. (Adv)

Penulis Farid editor eka mandiri

Views Count: 30

Infobenua.com TVChannel

Statistik Pengunjung

1526852
Users Today : 2014
Total Users : 1526852
Views Today : 4042
Total views : 6974931
  • Home
  • Redaksi
  • INFO PRODUK
  • Blog
  • Infografis
  • Video
  • KODE ETIK PERUSAHAAN PERS
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami

Copyright © 2017-2025 InfoBenua.com