InfoBenua.Com
  • Home
  • Redaksi
  • INFO PRODUK
  • Blog
  • Infografis
  • Video
  • KODE ETIK PERUSAHAAN PERS
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
No Result
View All Result
InfoBenua.Com
  • Home
  • Redaksi
  • INFO PRODUK
  • Blog
  • Infografis
  • Video
  • KODE ETIK PERUSAHAAN PERS
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
No Result
View All Result
No Result
View All Result

Dukung Aksi Demonstran Tolak Kenaikan BBM, Anggota Komisi I DPRD Samarinda Angkat Bicara.

by Eka Mandiri
Jumat, 9 September 2022, 0:26
in Advertorial, DPRD SAMARINDA, Samarinda
Bagikan

INFOBENUA.COM.SAMARINDA. Baru saja dihadapkan dengan persoalan minyak makan yang telah naik. Kita kita dihadapkan dengan persoalan harga BBM yang melonjak naik disaat harga minyak makan baru saja turun.

Seperti yang diketahui pemerintah telah memutuskan kenaikan harga Pertalite, Solar, dan Pertamax pada 3 September 2022 lalu. Harga Pertalite resmi dinaikan menjadi Rp. 10.000 per liter dari sebelumnya Rp. 7.650 per liter, harga Solar yang sebelumnya 5.150 per liter niak menjadi 6.800 per liter, dan Pertamax naik menjadi Rp. 14.000 dari Rp 12.500 per liter.

Dengan adanya kenaikan harga BBM subsidi. Masyarakat menjadi resah, dan keresahan tersebut membuat sujumlah oknum masyarakat dan Mahasiswa melakukan aksi demonstrasi dibeberapa wilayah di Samarinda dengan tema tolak kenaikan BBM.

Joni Sinatra Ginting selaku Anggota Komisi I DPRD Samarinda, menanggapi aksi tersebut dengan antusias. Dia pun mendukung adanya tindakan aski demonstrasi yang dilakukan oleh beberapa elemen masyarakat.
“Pemerintah salah dalam ambil kebijakan. Kalau begini semua akan resah, BBM naik diwaktu yang tidak tepat,” tegas Joni.

Anggota Komisi I DPRD Samarinda, heran mengapa pemerintah mengabil keputusan menaikkan harga BBM subsidi saat ini. Terlebih lagi di saat harga minyak mentah dunia kini tengah mengalami tren penurunan. Belum lagi disaat pertamina telah menurunkan harga BBM non subsidinya, termasuk juga badan usaha penyalur swasta lainnya, seperti SPBU Shell, BP-AKR hingga SPBU Vivo.
“Ini menjadi hal yang aneh, dimana tidak adanya perubahan harga minyak dunia, sekarang pemerintah pusat menaikkan harga BBM,” kata Joni.

Terkait kebijakan yang telah diambil oleh pemerintah saat ini menjadi buah bibir diberbagai kalangan. Banyaknya sindiran dan kritikan terlontar dari sejumlah elemen masyarakat. Banyak yang akhirnya masyarakat membandingkan antara penguasa saat ini dengan penguasa sebelumnya, dimana di masa itu pernah ada kenaikan BBM hanya Rp 500 perak.
“Di masa Presiden SBY (Susilo Bambang Yudhoyono). Pernah ada kenaikan BBM yang hanya Rp 500 perak, itu saja masyatakat sudah teriaknya luar biasa. Apalagi ini naik sampai Rp 2 ribu lebih,” tutup Joni. ( Tim Redaksi)

Views Count: 5

Infobenua.com TVChannel

Statistik Pengunjung

1535402
Users Today : 1828
Total Users : 1535402
Views Today : 4281
Total views : 6991604
  • Home
  • Redaksi
  • INFO PRODUK
  • Blog
  • Infografis
  • Video
  • KODE ETIK PERUSAHAAN PERS
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami

Copyright © 2017-2025 InfoBenua.com