Teks foto: Anggota Komisi 11 DPRD Samarinda Viktor Yuan
Infobenua.com Samarinda — DPRD Kota Samarinda meminta Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda mengkaji ulang rencana revitalisasi Pasar Segiri yang dijadwalkan pada 2027 mendatang. Di tengah kondisi efisiensi anggaran, pemerintah diminta memprioritaskan program yang lebih mendesak, terutama penanganan banjir.
Anggota Komisi II DPRD Samarinda, Viktor Yuan, mengatakan hingga saat ini belum ada pembahasan lanjutan antara DPRD dan Pemkot terkait kelanjutan renovasi Pasar Segiri di Jalan Pahlawan tersebut.
Menurut Viktor, kondisi keuangan daerah saat ini belum memungkinkan untuk merealisasikan proyek revitalisasi pasar dalam waktu dekat. Ia menilai anggaran pemerintah lebih baik difokuskan pada persoalan yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat.
“Seperti masalah banjir, itu masih membutuhkan biaya besar dari pemerintah. Prioritaskan lah dulu ini, penanganan banjir,” ujarnya.
Politisi Partai Demokrat itu menegaskan dirinya tidak menolak rencana revitalisasi Pasar Segiri. Namun, pelaksanaan pembangunan dinilai harus menunggu kondisi fiskal daerah membaik dan disertai perencanaan yang matang.
“Kalau keuangan kita longgar nantinya, boleh untuk merevitalisasi di tahun 2027 atau 2028. Selain itu, dibutuhkan rencana yang sangat matang dalam pembangunannya,” katanya.
Viktor juga meminta Pemkot Samarinda memaksimalkan fasilitas pasar yang sudah tersedia, termasuk bangunan baru Pasar Pagi Samarinda, sebelum membangun infrastruktur baru dengan anggaran besar.
Ia mengingatkan pemerintah agar tidak mengulangi fenomena pembangunan pasar yang pada awalnya ramai, namun kemudian ditinggalkan pedagang hingga banyak lapak kosong.
“Percuma kita membangun baru yang akhirnya menimbulkan polemik. Sekarang kan fenomenanya ketika baru dibangun, awal-awal ramai yang mau berjualan, tapi lama-lama mulai kosong,” tegasnya.
Menurutnya, kondisi Pasar Pagi Samarinda saat ini juga masih perlu dievaluasi untuk melihat tingkat keterisian pedagang dalam beberapa bulan ke depan.
“Seperti Pasar Pagi, kita lihat berapa lama pasar ini akan bisa terisi penuh oleh pedagang. Kita lihat dua sampai tiga bulan ke depan, apakah berganti penjual atau bagaimana,” lanjut Viktor.
Selain menyoroti revitalisasi pasar, Viktor juga meminta Pemkot segera menyelesaikan pembangunan tempat penampungan sementara bagi pedagang los sayur Pasar Segiri yang terdampak kebakaran.
Ia turut mengusulkan agar pedagang yang kehilangan lapak sementara dipindahkan ke pasar lain yang masih memiliki ruang kosong, termasuk Pasar Pagi Samarinda.
“Bisa juga pedagang yang di Pasar Segiri itu yang sekarang membutuhkan lapak untuk berjualan, bisa dipindahkan sementara ke Pasar Pagi jika masih ada tempat yang kosong,” pungkasnya.
Penulis: Frida |Editor: Eka Mandiri


















Users Today : 229
Total Users : 1297819
Views Today : 558
Total views : 6373030