Foto: Anggota Komisi IV DPRD Kukar, Sopan Sopian
INFOBENUA.COM, KUKAR –Kualitas ruang belajar kembali menjadi sorotan Anggota komisi IV DPRD Kutai Kartanegara (Kukar) Sopan Sopian mengatakan masih banyak ruang kelas di sejumlah kecamatan membutuhkan perhatian cepat karena kondisinya tidak lagi layak digunakan siswa.
Sopian menyebut laporan terkait kerusakan ruang kelas, terutama di wilayah pedalaman, terus masuk selama masa reses. Mulai dari atap bocor, lantai rusak, hingga bangunan yang nyaris tak aman digunakan saat musim hujan.
“Anak-anak kita butuh ruang belajar yang nyaman. Tidak bisa dibiarkan terlalu lama,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa kondisi tersebut bukan hanya mengganggu proses belajar, tetapi juga dapat membahayakan keselamatan siswa dan guru. Karena itu, pemerintah daerah diminta menetapkan penanganan ruang kelas rusak sebagai prioritas anggaran.
Selama ini, kata Sopian, beberapa sekolah terpaksa melakukan perbaikan mandiri menggunakan dana operasional. Namun langkah itu tidak cukup untuk menangani kerusakan berat yang butuh dukungan APBD.
Menurutnya, koordinasi antara pemerintah daerah, Disdikbud, dan pihak sekolah harus lebih intens. Data kerusakan harus diperbarui secara berkala agar kebutuhan dapat dipetakan dengan tepat.
Selain rehabilitasi fisik, Sopian mendorong peningkatan fasilitas pendukung seperti sanitasi, akses internet, dan ruang laboratorium. Ia menilai fasilitas tersebut kini menjadi kebutuhan pokok untuk menunjang kualitas pendidikan di Kukar.
Ia menegaskan bahwa DPRD siap mengawal seluruh usulan sekolah yang masuk ke SIPD, terutama yang menyangkut perbaikan ruang kelas dan keselamatan peserta didik.
Sopian berharap percepatan perbaikan dapat dilakukan sebelum kondisi lebih buruk. Menurutnya, investasi pendidikan tidak boleh ditunda karena menyangkut masa depan anak-anak Kukar.
“Kalau ruang belajar nyaman, anak-anak bisa belajar lebih tenang. Itu yang jadi fokus kami,” pungkasnya. (Adv/Rd)








Users Today : 1101
Total Users : 1532116
Views Today : 1728
Total views : 6984222