Foto: Ketua DPRD Kukar Ahmad Yani
Infobenua.com, Kutai Kartanegara – Keandalan layanan listrik menjadi perhatian Ketua DPRD Kutai Kartanegara (Kukar), Ahmad Yani, menyusul pemadaman berulang di Tenggarong.
Ia menegaskan, pasokan listrik yang kerap mati dan menyala kembali tidak boleh dianggap sebagai persoalan biasa karena masyarakat membutuhkan layanan yang dapat diandalkan.
Ahmad Yani menyampaikan, pemerintah kabupaten juga memiliki tanggung jawab dalam merespons persoalan pelayanan publik. Karena itu, ia ingin mengetahui masalah yang dihadapi PLN agar langkah penyelesaian dapat dibahas berdasarkan penyebab yang jelas.
“Apapun ya tentu pemerintah kabupaten melalui kerja-kerja kami juga yang juga bagian daripada pelayanan kepada masyarakat, pelayanan publik ya harus,” ujarnya. Selasa (27/10/2026).
Menurutnya, gangguan listrik tidak hanya berkaitan dengan kenyamanan warga, tetapi juga dapat menimbulkan kerugian. Peralatan elektronik berisiko mengalami kerusakan ketika pasokan listrik terganggu, sehingga pencegahan dan penanganan masalah perlu menjadi perhatian penyedia layanan.
“Harus dipastikan bahwa PLN itu kan tidak boleh mati hidup gitu kan,” tegas Ahmad Yani.
DPRD Kukar akan membahas persoalan tersebut bersama PLN pada Senin pekan depan. Dalam pertemuan itu, Ahmad Yani ingin memperoleh penjelasan apakah gangguan terjadi akibat faktor teknis atau penyebab lain, sehingga pemerintah daerah dapat memahami masalah dan mendorong penyelesaiannya.
“Terus terang dari PLN, apa sih problemnya, apa sih masalahnya,” kata Ahmad Yani sembari meminta persoalan tersebut dijelaskan secara terbuka. (Adv)









Users Today : 1414
Total Users : 1568879
Views Today : 1858
Total views : 7064353