Infobenua com.Kukar – Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP2KB) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) mendorong pencatatan lengkap seluruh kegiatan dan capaian di aplikasi Aksi Bangda milik Kementerian Dalam Negeri.
Langkah ini dianggap strategis untuk memantau progres penurunan stunting dan memastikan pelaksanaan program berjalan optimal.
Sekretaris DP2KB Kukar, Mastukhah, menegaskan bahwa data yang tercatat di Aksi Bangda menjadi elemen kunci dalam pengawasan pemerintah pusat.
“Tanpa data yang tercatat di Aksi Bangda, upaya kita tidak akan terpantau, yang dapat menghambat evaluasi dan pengawasan dari pusat,” kata Mastukhah.
Ia meminta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang tergabung dalam Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) untuk segera menyelesaikan perencanaan, tagging, alokasi anggaran, hingga pencatatan target dan capaian terkait program stunting.
“Pelaporan hingga tingkat desa sangat penting untuk memastikan dampak kegiatan benar-benar dirasakan dan terdokumentasi dengan baik,” tambahnya.
Mastukhah juga menekankan pentingnya kerja sama antar OPD untuk mengoptimalkan pengisian data, sehingga pelaksanaan program dapat berjalan sesuai rencana dengan pengawasan yang transparan.
“Kami berharap semua pihak bekerja sama untuk mencapai target yang optimal,” pungkasnya.
(ADV diskominfo kukar)









Users Today : 751
Total Users : 1536372
Views Today : 1864
Total views : 6994398