InfoBenua.Com
  • Home
  • Redaksi
  • INFO PRODUK
  • Blog
  • Infografis
  • Video
  • KODE ETIK PERUSAHAAN PERS
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
No Result
View All Result
InfoBenua.Com
  • Home
  • Redaksi
  • INFO PRODUK
  • Blog
  • Infografis
  • Video
  • KODE ETIK PERUSAHAAN PERS
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
No Result
View All Result
No Result
View All Result

Diskominfo Kutim Dorong Penguatan BTS untuk Tingkatkan Kualitas Internet

by Eka Mandiri
Kamis, 1 Oktober 2026, 0:02
in Advertorial, Diskominfo Kutim, Kutim
Bagikan

Foto : Pelaksana Tugas Kepala Bidang Infrastruktur Teknologi Informasi dan Komunikasi (Plt. Kabid Infrastruktur TIK) Diskominfo Staper Kutim, M. Ihsan Hafid

Infobenua.com, KUTIM – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) tidak hanya mengejar perluasan jangkauan jaringan telekomunikasi, tetapi juga memperhatikan kualitas layanan internet yang diterima masyarakat. Salah satu yang menjadi perhatian adalah kapasitas Base Transceiver Station (BTS) di wilayah yang jaringan selulernya telah tersedia.

Pelaksana Tugas Kepala Bidang Infrastruktur Teknologi Informasi dan Komunikasi (Plt. Kabid Infrastruktur TIK) Diskominfo Staper Kutim, M. Ihsan Hafid, menjelaskan keberadaan menara telekomunikasi belum selalu berbanding lurus dengan kualitas internet yang dirasakan pengguna.

Kondisi tersebut salah satunya terlihat di Kecamatan Long Mesangat. Menara operator Telkomsel telah tersedia dan indikator sinyal pada telepon seluler masyarakat dapat menunjukkan kondisi penuh. Namun, akses internet di wilayah tersebut masih belum optimal.

“Kita masih kurang di BTS-nya saja di tower-tower itu,” ujar Ihsan.

Ia menerangkan, kondisi jaringan yang lemah perlu dibedakan dengan wilayah yang benar-benar tidak memiliki layanan telekomunikasi atau blank spot. Sebab, pada sejumlah lokasi sudah terdapat operator maupun menara yang beroperasi.

“Banyak faktor yang memungkinkan yang artinya itu sebenarnya bukan blank spot. Karena sebenarnya di Kutai Timur itu ada yang lemah sinyal, itu tidak bisa dikategorikan blank spot karena ada provider atau tower di sekitar situ. Berarti kita mau perkuat dari segi sinyalnya saja,” jelasnya.

Menurut Ihsan, peningkatan kapasitas jaringan menjadi salah satu bagian yang perlu dilakukan agar infrastruktur telekomunikasi yang sudah tersedia dapat dimanfaatkan secara lebih optimal.

“Dengan penguatan tersebut, kualitas koneksi internet diharapkan dapat mengikuti kebutuhan masyarakat,” terangnya.

Pemerintah daerah pun tidak hanya melihat keberadaan sinyal sebagai ukuran konektivitas, tetapi juga memperhatikan kemampuan jaringan dalam melayani pengguna.(adv/Kutim)

Penulis: Faradita | Editor: Redaksi

Views Count: 4

Infobenua.com TVChannel

Statistik Pengunjung

1505815
Users Today : 1440
Total Users : 1505815
Views Today : 2925
Total views : 6930975
  • Home
  • Redaksi
  • INFO PRODUK
  • Blog
  • Infografis
  • Video
  • KODE ETIK PERUSAHAAN PERS
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami

Copyright © 2017-2025 InfoBenua.com