Infobenua.com.Samarinda: Pada hari ketujuh bulan Ramadan, Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim), Rudy Mas’ud, melanjutkan rangkaian Safari Ramadan di Masjid Agung Pelita, Samarinda, pada Jumat (7/3/2025). Salah satu agenda penting dalam kegiatan tersebut adalah sesi dialog langsung antara Gubernur dan para jamaah, termasuk siswa-siswi dari SMK 7 Samarinda dan SMA Negeri 2 Samarinda.
Dalam dialog tersebut, Gubernur Rudy Mas’ud memberikan perhatian khusus terhadap pendidikan dan pengembangan generasi muda Kaltim. Gubernur Rudy Mas’ud membuka dialog dengan menekankan bahwa generasi muda adalah tulang punggung masa depan bangsa dan daerah, sehingga perlu mempersiapkan sumber daya manusia yang handal dan berkualitas, baik di tingkat nasional maupun global.
“Kita harus memastikan anak-anak muda kita tidak hanya memiliki ilmu pengetahuan, tetapi juga karakter yang kuat dan siap bersaing di dunia yang semakin kompetitif,” ungkapnya.
Dialog berlanjut dengan diskusi mengenai program-program yang mendukung pendidikan anak-anak di Kaltim, termasuk Program Unggulan Gratispol yang disiapkan oleh Pemerintah Provinsi Kaltim. Program ini bertujuan memberikan dukungan penuh bagi mahasiswa yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
“Program Gratispol ini diharapkan bisa membantu mahasiswa Kaltim, terutama mereka yang ingin melanjutkan studi ke luar negeri. Kami ingin generasi muda Kaltim siap untuk menghadapi tantangan global,” tuturnya.
Namun, Gubernur Rudy juga menekankan bahwa meskipun ada dukungan untuk pendidikan tinggi, ada batasan usia yang perlu diperhatikan agar tidak terjadi ketidaksesuaian dalam proses pendidikan. Sebagai contoh, usia yang sudah terlalu lanjut bisa menjadi kendala untuk melanjutkan kuliah di jenjang S2.
“Untuk S1 hingga S3, memang ada batasan usia yang perlu diperhatikan agar tidak terjadi ketidaksesuaian, seperti misalnya kuliah di usia yang sudah terlalu tua, an ga keren kalau sudah 65 tahun baru mau S2,” ujarnya.
Terkait program beasiswa untuk kuliah di luar negeri, Gubernur Rudy memastikan bahwa biaya kuliah akan disupport sepenuhnya oleh pemerintah Kaltim.
“Untuk biaya hidup di luar negeri dan tiket pulang-pergi, saya memang kurang paham. Namun, yang jelas untuk biaya kuliah, insyaallah kita akan support. Yang penting memiliki KTP dan domisili di Kaltim,” jelasnya.
Beberapa siswa mengungkapkan harapan mereka untuk mendapatkan akses pendidikan yang lebih baik dan kesempatan beasiswa untuk melanjutkan studi. Gubernur Rudy merespon positif dan mengajak para siswa untuk memanfaatkan berbagai kesempatan yang ada, baik dalam bidang pendidikan formal maupun nonformal.
Penulis Fara I Editor Eka Mandiri


















Users Today : 961
Total Users : 1305413
Views Today : 4546
Total views : 6398644