Anggota Komisi Il DPRD Kota Samarinda, Abdul Rohim usai meghadiri Forum Perangkat Daerah/Lintas Perangkat Daerah Dalam Rangka Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kota Samarinda Tahun 2025. (Foto: Diba/infobenua.com)
InfoBenua.Com.Samarinda: Anggota Komisi Il DPRD Kota Samarinda, Abdul Rohim menghadiri Forum Perangkat Daerah/Lintas Perangkat Daerah Dalam Rangka Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kota Samarinda Tahun 2025. Kegiatan tersebut bertempat di Ruang Rapat Bappedalitbang, Samarinda
Dalam kesempatan ini, Abdul Rohim menyampaikan bahwa program pembangunan yang disusun oleh OPD harus sesuai dengan tujuan, sasaran, dan indikator kinerja utama (IKU) yang telah ditetapkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Samarinda tahun 2021-2026.
“Kegiatan ini dihadiri semua dinas-dinas OPD yang terkait dengan ekonomi, tadi kita kasih beberapa catatan-catatan penting, dan kita tekankan program pembangunan harus tepat sasaran dan berdampak positif bagi masyarakat,” kata Abdul Rohim.
Selain itu, ia juga menekankan program pembangunan harus memperhatikan tiga aspek, yaitu pertumbuhan ekonomi, pemerataan ekonomi, dan kesejahteraan masyarakat.
“Kita mau memastikan bahwa apa yang menjadi goals besarnya itu bisa benar-benar tercapai, jadi apa yang di susun dalam bentuk program kegiatan itu memang benar-benar akan membantu bukan sekedar menyusun kegiatan yang penting selesai, terus setelah selesai tidak ada dampaknya pada apa yang ingin dicapai,” tuturnya.
Disebutkan, salah satu contoh program pembangunan yang menjadi prioritas komisi II adalah peningkatan perdagangan, jasa, perindustrian, dan pariwisata. Pihaknya berharap, program tersebut mendapat dukungan dari OPD terkait, seperti dinas pariwisata, dinas ketahanan pangan, dinas perikanan, dan dinas PUPR.
Dalam pelaksanaan program, Ia meminta OPD terkait berkoordinasi dan bersinergi dalam melaksanakan program pembangunan, sehingga tidak ada OPD yang melaksanakan program secara terpisah-pisah. Menurutnya, satu program OPD memiliki korelasi dengan OPD yang lain, maka pentingnya saling berkoordinasi agar program berjalan secara utuh.
“Kemudian OPD juga harus memperhatikan konsep leading sector, yaitu OPD yang bertanggung jawab terhadap pencapaian target dari program pembangunan. Nah leading sector ini harus dapat memimpin dan mengawasi jalannya program pembangunan, karena nantinya ia yang akan bertanggung jawab memberikan laporan kepada wali kota,” terangnya.
Penulis Faradiba | Editor Eka Mandiri


















Users Today : 471
Total Users : 1362128
Views Today : 5730
Total views : 6553885