InfoBenua.com, KUKAR – Desa Embalut, Kecamatan Tenggarong Seberang, memiliki berbagai program untuk meningkatkan kesejahteraan warganya, termasuk pembangunan infrastruktur dan pemberdayaan masyarakat. Sebagai wilayah pengembangan jagung di Kutai Kartanegara (Kukar), Desa Embalut terus berkomitmen meningkatkan layanan masyarakat melalui berbagai inisiatif.
Kepala Desa Embalut, Yahya Basri Markusin, menyatakan bahwa tahun ini desa menjalankan hampir semua program yang ada, seperti pembangunan infrastruktur, peningkatan SDM, dan ekonomi kerakyatan. Pembangunan infrastruktur mencakup pengerasan jalan, pembangunan rumah ibadah, dan sarana pendidikan, yang semuanya berjalan baik.
Dalam bidang ekonomi kerakyatan, Desa Embalut membuka lahan sekitar 50 hektar untuk pengembangan jagung hibrida guna mendukung program resolusi jagung Bupati Kukar di lahan eks tambang.
“Saat ini dalam tahap penanaman tahap kedua, mudah-mudahan tahun ini hasilnya lebih baik lagi. Pemasaran jagung luar biasa karena banyak permintaan dari pengepul,” ujarnya.
Sektor perikanan juga berkembang pesat, dengan pengiriman hampir 2 ton ikan emas dan nila setiap malam ke Samarinda. Hasil budidaya perikanan ini menjadi sumber penghasilan potensial bagi masyarakat sekitar.
Desa Embalut juga aktif dalam program penanganan stunting, berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan dan menganggarkan dana khusus untuk penanganan stunting.
“Berkat kerja keras kami dalam menjemput bola ke masyarakat, memberikan suplemen dan asupan gizi, angka stunting sudah sangat berkurang di Desa Embalut,” kata Yahya.
Namun, dia mencatat kendala dalam pengukuran stunting, yakni kondisi fisik orang tua yang pendek, yang mempengaruhi tinggi anak.
Selain itu, desa berupaya membangun WC untuk menghilangkan kebiasaan buang air sembarangan di Sungai Mahakam, dengan target tidak ada lagi yang buang air sembarangan pada tahun 2026.
Program bedah rumah juga menjadi prioritas, dengan bantuan dari pemerintah pusat untuk 20 rumah layak huni pada tahun 2023. “Untuk tahun ini kami sedang mengusulkan lagi ke pemerintah pusat dan ada 3 rumah dari program desa. Angka kemiskinan sudah berkurang, dan kami mengarahkan para RT untuk memastikan tidak ada warga yang kekurangan makanan,” tutup Yahya. (Adv)








Users Today : 919
Total Users : 1534493
Views Today : 1838
Total views : 6989161