Infobenua.com, Kukar – Meski alokasi Dana Bagi Hasil (DBH) Sawit untuk Kutai Kartanegara mengalami penurunan, Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kukar tetap menunjukkan komitmennya dalam mendorong pemerataan pembangunan infrastruktur jalan. Salah satu proyek yang sedang dikebut penyelesaiannya adalah pembangunan jalan rigid di wilayah Kota Bangun Darat, tepatnya di ruas penghubung Suka Damai menuju Kedang Ipil.
Kepala Bidang Bina Marga Dinas PU Kukar, Linda Juniarti, menuturkan bahwa progres pengerjaan jalan rigid sepanjang 660 meter tersebut kini telah mencapai sekitar 95 persen dan diperkirakan akan segera rampung dalam waktu dekat.
“Pekerjaan tinggal sedikit lagi. Kita pantau langsung di lapangan, dan memang tinggal tahap finishing. Ini menunjukkan bahwa meskipun anggaran tahun ini lebih kecil, pekerjaan tetap bisa dimaksimalkan,” ujar Linda, di Hotel Mercure, Samarinda, Kamis ,19/6/2025).
Proyek ini merupakan bagian dari pemanfaatan DBH Sawit Tahun Anggaran 2025 yang diterima Kabupaten Kutai Kartanegara. Namun demikian, Linda mengungkapkan adanya penurunan cukup signifikan dalam jumlah anggaran yang diterima dibandingkan dua tahun sebelumnya. Jika pada 2023 Kukar mendapat alokasi sekitar Rp19 miliar dan tahun 2024 sekitar Rp16 miliar, maka tahun ini hanya mendapat Rp8 miliar.
“Kami tidak terlalu tahu pasti bagaimana skema pembagian DBH Sawit yang dilakukan pusat. Tapi fakta di lapangan, memang tahun ini kita hanya menerima sekitar Rp8 miliar. Ini tentu berpengaruh terhadap banyak perencanaan kita, karena kebutuhan jalan di Kukar itu sangat besar,” kata Linda.
Lanjutnya, luas wilayah Kutai Kartanegara yang mencapai lebih dari 27.000 kilometer persegi membuat kebutuhan akan jalan mantap menjadi sangat tinggi. Dengan jumlah kecamatan yang tersebar dan aktivitas ekonomi masyarakat yang semakin meningkat, maka infrastruktur jalan yang layak menjadi kebutuhan mendesak.
“Apalagi kalau kita bicara konektivitas antarwilayah, termasuk jalur-jalur produksi seperti kawasan perkebunan, pertanian, hingga permukiman baru. Semuanya membutuhkan akses jalan yang baik. Ini yang harus tetap kami kejar, meski anggarannya terbatas,” jelasnya.
Pembangunan jalan dengan sistem rigid (beton) dipilih karena lebih tahan lama dan cocok untuk kondisi tanah di sejumlah wilayah Kukar yang cenderung labil serta kerap terkena banjir. Jalan rigid juga dinilai mampu menahan beban kendaraan berat, terutama di jalur distribusi hasil pertanian dan perkebunan sawit.
“Biaya rigid memang lebih tinggi dibanding aspal, tapi umur pakainya lebih panjang dan lebih efisien dalam jangka panjang. Untuk ruas Suka Damai, Kedang Ipil, rigid adalah pilihan tepat karena itu jalur strategis,” tambah Linda.
Meski nilai anggaran tahun ini terbatas, pihaknya tetap menyusun skala prioritas dan mengupayakan efektivitas pelaksanaan pekerjaan. Pengawasan ketat dan efisiensi teknis menjadi strategi utama agar kualitas pekerjaan tidak dikorbankan meskipun dana terbatas.
Linda juga berharap, di tahun mendatang pemerintah pusat dapat kembali meningkatkan alokasi DBH Sawit untuk Kutai Kartanegara. Selain karena kebutuhan teknis, kenaikan anggaran juga penting untuk menutup backlog pembangunan jalan yang saat ini masih cukup besar.
“Kalau bicara panjang jalan kabupaten, totalnya lebih dari 2.196 kilometer. Kemantapan jalan kita baru sekitar 63 persen, artinya masih banyak PR. Sekitar 36 persen lebih itu belum mantap. Jadi sangat perlu dukungan anggaran dari pusat,” tegasnya.
Ia menambahkan, pihaknya akan terus menyuarakan kebutuhan daerah, termasuk melalui mekanisme perencanaan formal dan advokasi ke pemerintah provinsi maupun pusat. Karena, menurutnya, pembangunan infrastruktur jalan tidak sekadar soal konektivitas, tetapi juga menyangkut kesejahteraan dan pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Dengan semangat itu, proyek seperti jalan rigid di Kota Bangun Darat menjadi lebih dari sekadar pembangunan fisik. Ini adalah simbol upaya pemerintah daerah untuk tidak menyerah di tengah keterbatasan, dan terus berupaya memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.
penulis Lisa editor eka mandiri


















Users Today : 879
Total Users : 1374701
Views Today : 3879
Total views : 6642048