InfoBenua.Com
  • Home
  • Redaksi
  • INFO PRODUK
  • Blog
  • Infografis
  • Video
  • KODE ETIK PERUSAHAAN PERS
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
No Result
View All Result
InfoBenua.Com
  • Home
  • Redaksi
  • INFO PRODUK
  • Blog
  • Infografis
  • Video
  • KODE ETIK PERUSAHAAN PERS
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
No Result
View All Result
No Result
View All Result

DBH Sawit Kaltim Turun, Padahal Luas Perkebunan Terus Bertambah

by Eka Mandiri
Minggu, 17 Agustus 2025, 14:15
in Advertorial, Diskominfo kaltim, Kaltim
Bagikan

Ket foto : Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kaltim sekaligus Plt. Asisten III Bidang Administrasi Umum Setda Kaltim, Ismiati.

Infobenua.com Samarinda – Sektor perkebunan kelapa sawit di Kalimantan Timur tengah menghadapi fenomena yang bertolak belakang.

Meski luas lahan perkebunan terus mengalami peningkatan, Dana Bagi Hasil (DBH) sawit yang diterima daerah justru menurun cukup signifikan.

DBH sawit sendiri merupakan bagian dari Transfer ke Daerah (TKD) yang dialokasikan pemerintah pusat bagi daerah penghasil.

Dana ini ditujukan untuk mengurangi ketimpangan fiskal antara pusat dan daerah, menanggulangi dampak negatif dari aktivitas perkebunan sawit, sekaligus mendorong pemerataan pembangunan di wilayah penghasil.

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kaltim sekaligus Plt. Asisten III Bidang Administrasi Umum Setda Kaltim, Ismiati, menyampaikan keprihatinannya terkait kondisi tersebut.

“Dana bagi hasil sawit yang diterima Kaltim mengalami penurunan. Tahun lalu kami menerima sekitar Rp38 miliar, sedangkan tahun ini hanya Rp28 miliar,” ujarnya.

Penurunan sebesar Rp10 miliar itu dinilai janggal, mengingat data lapangan justru menunjukkan adanya penambahan luas areal perkebunan sawit di daerah ini.

“Padahal berdasarkan data, luasan kebun sawit di Kaltim terus bertambah. Namun penerimaan DBH malah menurun,” tambahnya.

Menurut Ismiati, ketidaksesuaian antara pertumbuhan lahan dengan penurunan DBH harus segera ditindaklanjuti.

Ia menekankan pentingnya koordinasi antara Bapenda dengan Dinas Perkebunan Kaltim, agar pemerintah provinsi dapat menyampaikan data dan usulan pembaruan perhitungan kepada kementerian teknis.

“Diperlukan sinkronisasi data agar perhitungan DBH lebih tepat. Dengan begitu, kontribusi sawit terhadap pendapatan daerah bisa lebih optimal,” tegasnya.

Melalui langkah koordinasi ini, ia berharap mekanisme penyaluran DBH sawit dapat diperbaiki sehingga manfaat yang diterima daerah sejalan dengan besarnya potensi perkebunan yang dimiliki Kalimantan Timur.
(adv/diskominfokaltim).

Penulis Nisnun Editor Rddaksi

Views Count: 12

Infobenua.com TVChannel

Statistik Pengunjung

1539383
Users Today : 2101
Total Users : 1539383
Views Today : 3841
Total views : 7001274
  • Home
  • Redaksi
  • INFO PRODUK
  • Blog
  • Infografis
  • Video
  • KODE ETIK PERUSAHAAN PERS
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami

Copyright © 2017-2025 InfoBenua.com