Infobenua.com.Samarinda —Meski menghadapi pemangkasan Dana Transfer ke Daerah (TKD) hingga 73 persen, Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) tetap berkomitmen meningkatkan konektivitas antarwilayah. Salah satu langkah strategisnya yakni pembangunan jalan tol yang akan menghubungkan Samarinda–Balikpapan–Bontang.
Rencana ambisius ini mencuat usai Gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud, melakukan kunjungan kerja ke wilayah pesisir Kutai Kartanegara dan Bontang beberapa waktu lalu.
Dalam kunjungan itu, Rudy meninjau langsung kondisi jalan di kawasan Anggana, Kutai Lama, Muara Badak, Marang Kayu, hingga perbatasan Bontang yang selama ini menjadi jalur vital masyarakat pesisir.
“Kita sudah sampaikan waktu kunjungan di Bontang saat Bontang City Carnaval 2025, kita akan membuka akses jalan pesisir,” kata Rudy Mas’ud.
Menurutnya, peningkatan infrastruktur jalan akan mempermudah mobilitas masyarakat dan distribusi barang antarwilayah, sekaligus mendukung pemerataan pembangunan di Kaltim.
“Kalau bisa, akses jalan ini segera bagus dan bisa digunakan masyarakat kita,” ujarnya.
Namun, Rudy mengakui keterbatasan anggaran daerah menjadi tantangan besar. Pemangkasan TKD oleh pemerintah pusat pada 2026 membuat ruang fiskal daerah semakin sempit untuk membiayai proyek-proyek infrastruktur berskala besar.
“Mudah-mudahan kita lihat anggaran, karena banyak sekali yang terpangkas. Kita harus survive dengan anggaran yang ada,” ucapnya.
Sebagai solusi, Pemprov Kaltim kini tengah mengkaji skema Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) untuk membiayai proyek tol tersebut. Skema ini memungkinkan pemerintah bermitra dengan sektor swasta dalam penyediaan infrastruktur strategis tanpa sepenuhnya bergantung pada APBD.
“Kita akan lihat nanti, mudah-mudahan bisa kerja sama dengan badan usaha (KPBU), insyaallah,” tambah Rudy.
Langkah ini diharapkan dapat menjadi terobosan pembangunan infrastruktur Kaltim di tengah tekanan fiskal daerah, sekaligus mendukung konektivitas kawasan pesisir menuju Ibu Kota Nusantara (IKN) dan pusat-pusat ekonomi baru di provinsi ini.
penulis Frida editor Eka mandiri



















Users Today : 1761
Total Users : 1440925
Views Today : 3137
Total views : 6773956