Infobenua.com Samarinda: Proyek revitalisasi kawasan Citra Niaga, salah satu ikon legendaris Kota Samarinda, kini hampir selesai. Dengan progres mencapai 99 persen, pengerjaan dipastikan akan rampung pekan ini, memberikan wajah baru yang modern sekaligus tetap mempertahankan nuansa lokal.
Dibangun sejak pertengahan 2023, revitalisasi ini sempat tertunda dari target awal Desember 2023, namun tetap dikebut agar tuntas pada Februari 2024. Kini, perubahan besar pada kawasan Citra Niaga mulai tampak, memunculkan harapan baru bagi warga Samarinda yang telah lama menantikan wajah baru area ini.
Dalam wajah barunya, Citra Niaga dihidupkan kembali dengan konsep yang mengedepankan jalur pedestrian. Jalan Niaga Utara, yang sebelumnya terdiri dari dua ruas, kini menyisakan satu ruas jalan untuk kendaraan. Sebagian lainnya diubah menjadi jalur pejalan kaki yang dilapisi keramik bermotif khas Ulap Doyo, kain tradisional suku Dayak Benuaq.
Jalur pedestrian ini dilengkapi dengan fasilitas pendukung, seperti tempat duduk nyaman, tempat sampah, serta taman kecil di median jalan yang dihiasi tanaman hijau. Tidak hanya itu, area parkir yang tertata untuk kendaraan roda dua dan empat turut menambah kenyamanan pengunjung.
Banyak warga Samarinda yang sudah memanfaatkan ruang ini, meskipun pengerjaan belum sepenuhnya rampung. Beberapa terlihat bersantai di sore hari, berjalan-jalan, atau melakukan olahraga ringan di kawasan yang kini tampak lebih estetis dan ramah pengunjung.
Sentuhan Tradisional dan Modern di Tengah Kota
Yang membuat Citra Niaga istimewa adalah desainnya yang memadukan sentuhan modern dengan nilai-nilai tradisional. Motif Ulap Doyo pada alas keramik, misalnya, tidak hanya mempercantik estetika kawasan, tetapi juga menghadirkan identitas budaya khas Kalimantan Timur.
“Ini sangat bagus. Dengan motif tradisional di tempat modern seperti ini, Samarinda jadi punya ciri khas yang kuat,” ungkap Faisal, salah satu pengunjung yang sedang menikmati sore di jalur pedestrian Citra Niaga.
Namun, hingga kini masih ada beberapa pekerjaan yang tersisa, seperti pemasangan keramik di sudut tertentu, taman yang belum selesai, serta keramik yang perlu dibersihkan. Meski begitu, antusiasme masyarakat tetap tinggi, melihat potensi besar kawasan ini sebagai ruang publik sekaligus ikon baru kota.
Harapan untuk Masa Depan Citra Niaga
Revitalisasi ini diharapkan tidak hanya mempercantik wajah kota, tetapi juga membangkitkan kembali semangat perekonomian lokal. Sebagai kawasan yang dulunya terkenal sebagai pusat perdagangan dan seni, Citra Niaga diharapkan kembali menjadi pusat aktivitas warga, sekaligus daya tarik wisata yang mendukung identitas budaya Samarinda.
Dengan hampir rampungnya proyek ini, warga Samarinda tidak sabar untuk menyaksikan peresmian resmi kawasan yang digadang sebagai “Malioboro”-nya Samarinda. Pemerintah kota pun optimistis bahwa Citra Niaga akan menjadi salah satu magnet wisata baru yang menarik baik bagi masyarakat lokal maupun wisatawan luar daerah.
“Semoga ke depan, Citra Niaga tidak hanya menjadi tempat jalan-jalan, tetapi juga pusat kreativitas, budaya, dan ekonomi lokal,” ujar salah satu warga dengan penuh harap.(Frida)







Users Today : 1199
Total Users : 1552144
Views Today : 2580
Total views : 7033100