InfoBenua.Com
  • Home
  • Redaksi
  • INFO PRODUK
  • Blog
  • Infografis
  • Video
  • KODE ETIK PERUSAHAAN PERS
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
No Result
View All Result
InfoBenua.Com
  • Home
  • Redaksi
  • INFO PRODUK
  • Blog
  • Infografis
  • Video
  • KODE ETIK PERUSAHAAN PERS
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
No Result
View All Result
No Result
View All Result

Cakupan Imunisasi Campak di Kaltim Masih 65 Persen, Dinkes Ingatkan Risiko Penularan

by Eka Mandiri
Selasa, 17 Maret 2026, 13:34
in Berita, Kaltim, Samarinda
Bagikan

Foto : imunisasi campak di Kaltim (dok.infobenua/AI)

Infobenua.com.Samarinda — Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Timur (Dinkes Kaltim) mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap penyakit campak.

Penyakit menular yang disebabkan oleh virus ini dapat menyebar dengan cepat, terutama pada anak-anak yang belum mendapatkan imunisasi.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kaltim, Fit Nawati, mengatakan campak memiliki sejumlah gejala yang mudah dikenali, seperti demam, batuk, pilek, mata merah, hingga munculnya bercak merah pada kulit.

“Kalau kita lihat dari gejalanya, biasanya demam, batuk, pilek, mata merah, dan dapat menimbulkan bercak-bercak merah pada kulit,” ujarnya.

Meski demikian, ia mengungkapkan cakupan imunisasi campak di Kaltim saat ini masih belum mencapai target nasional. Dari target sebesar 95 persen, cakupan imunisasi di Kaltim baru berada di angka sekitar 65 persen.

“Masih cukup jauh cakupan kita. Sekitar 30 persen anak masih belum terjangkau imunisasi,” jelasnya.

Menurut Fit Nawati, kondisi tersebut membutuhkan peran aktif masyarakat, khususnya para orang tua yang memiliki bayi dan balita, untuk memastikan anak-anak mereka mendapatkan imunisasi sesuai jadwal.

Ia menegaskan bahwa kelompok yang paling rentan terpapar penyakit campak adalah bayi dan balita yang tidak mendapatkan imunisasi. Selain itu, orang dewasa juga berpotensi menjadi sumber penularan, terutama jika memiliki kondisi kesehatan atau gizi yang kurang baik.

Karena itu, masyarakat juga diimbau untuk meningkatkan daya tahan tubuh dengan menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat dalam kehidupan sehari-hari.

Fit Nawati menambahkan, saat ini jadwal imunisasi campak telah mengalami perubahan. Jika sebelumnya imunisasi hanya diberikan satu kali pada usia 9 bulan, kini pemberian imunisasi dilakukan sebanyak tiga kali, yaitu pada usia 9 bulan, 18 bulan, dan saat anak duduk di kelas 1 SD.

Berdasarkan data Dinkes Kaltim, capaian imunisasi pada bayi usia 9 bulan baru mencapai sekitar 62 persen, sementara pada usia 18 bulan berada di angka sekitar 60 persen.

Sementara itu, cakupan imunisasi pada anak kelas 1 SD tercatat lebih tinggi, yakni sekitar 92 persen, karena pelaksanaannya dapat dilakukan melalui program imunisasi di sekolah.

“Alhamdulillah untuk anak kelas 1 SD cakupannya sudah mencapai sekitar 92 persen, karena melalui sekolah kita bisa melakukan edukasi kepada orang tua dan guru sehingga anak-anak lebih mudah mendapatkan imunisasi,” pungkasnya.

Penulis : Nurfa | Editor: Redaksi

  • Trending
  • Comments
  • Latest

Warga Muara Badak Resahkan Rehabilitasi Jembatan Sambera yang Dinilai Tak Sesuai Spesifikasi

Kamis, 24 Februari 2022, 21:32
Tambang Diduga Koridor di Siluq Ngurai , Minta Aparat Eksekusi

Tambang Diduga Koridor di Siluq Ngurai , Minta Aparat Eksekusi

Kamis, 9 Juni 2022, 23:48
H. Sigit Alfian Nahkodai SIJAKA di Kota Bontang Berikut Harapannya

H. Sigit Alfian Nahkodai SIJAKA di Kota Bontang Berikut Harapannya

Jumat, 1 April 2022, 10:02
Persiapan Pelantikan KMB Kaltim 2022, KMB Kaltim akan Meningkatkan Eksistensi, Gerakan, Elektabilitas Organisasi, Serta Mampu Mengabdi untuk Masyarakat

Persiapan Pelantikan KMB Kaltim 2022, KMB Kaltim akan Meningkatkan Eksistensi, Gerakan, Elektabilitas Organisasi, Serta Mampu Mengabdi untuk Masyarakat

Rabu, 9 Maret 2022, 22:17
Danlanud Dhomber Balikpapan Dedy Susanto Pamitan, Kepada Anggota DPRD Balikpapan

Danlanud Dhomber Balikpapan Dedy Susanto Pamitan, Kepada Anggota DPRD Balikpapan

0
Ketua DPRD Balikpapan Belum Terima Nama Dari Fraksi Untuk Perubahan AKD

Ketua DPRD Balikpapan Belum Terima Nama Dari Fraksi Untuk Perubahan AKD

0
DPRD Balikpapan Akan Melakukan Perombakan AKD

DPRD Balikpapan Akan Melakukan Perombakan AKD

0
HUT Kota Samarinda ke-354 dan HUT Pemkot Samarinda ke-62, Pemkot Melakukan Penghijauan di sungai Karang mumus

HUT Kota Samarinda ke-354 dan HUT Pemkot Samarinda ke-62, Pemkot Melakukan Penghijauan di sungai Karang mumus

0
Pejabat Iran Gencarkan Seruan Pembalasan Pascawafatnya Ali Khamenei

Pejabat Iran Gencarkan Seruan Pembalasan Pascawafatnya Ali Khamenei

Jumat, 17 Juli 2026, 23:19
AS Perluas Serangan ke Iran, Teheran Ancam Hancurkan Infrastruktur Kawasan

AS Perluas Serangan ke Iran, Teheran Ancam Hancurkan Infrastruktur Kawasan

Jumat, 17 Juli 2026, 23:07
Prancis Sahkan RUU Bantuan Kematian, Menunggu Putusan Dewan Konstitusi

Prancis Sahkan RUU Bantuan Kematian, Menunggu Putusan Dewan Konstitusi

Jumat, 17 Juli 2026, 22:55
Lantik 78 Pejabat Struktural, Wamen Ossy: Rotasi dan Promosi Jabatan Bentuk Birokrat yang Adaptif

Lantik 78 Pejabat Struktural, Wamen Ossy: Rotasi dan Promosi Jabatan Bentuk Birokrat yang Adaptif

Jumat, 17 Juli 2026, 22:39

Infobenua.com TVChannel

Statistik Pengunjung

1376324
Users Today : 1224
Total Users : 1376324
Views Today : 3390
Total views : 6646845
  • Home
  • Redaksi
  • INFO PRODUK
  • Blog
  • Infografis
  • Video
  • KODE ETIK PERUSAHAAN PERS
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami

Copyright © 2017-2025 InfoBenua.com