Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman
Infobenua.com.KUTIM – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) menekankan pentingnya penggunaan anggaran yang tepat sasaran agar setiap program kerja memberikan dampak langsung bagi masyarakat.
Bupati Kutim, Ardiansyah Sulaiman, meminta aparatur sipil negara (ASN) memastikan pelaksanaan tugas tidak hanya berorientasi pada penyelesaian administrasi, tetapi juga menghasilkan manfaat yang dapat dirasakan warga.
Ardiansyah mengatakan, keberhasilan kinerja pemerintahan perlu dilihat dari hasil yang dicapai, terutama dalam menjawab kebutuhan masyarakat. Dengan demikian, pelaksanaan tugas di lingkungan pemerintah daerah harus berorientasi pada peningkatan kualitas pelayanan publik.
“Keberhasilan tidak semata diukur dari banyaknya pekerjaan administratif yang dapat diselesaikan, tetapi dari seberapa besar pekerjaan tersebut memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Ardiansyah, Jumat (9/10/2026).
Ia menjelaskan, pelayanan publik menjadi salah satu bentuk nyata dari kinerja aparatur. Karena itu, ASN dituntut mampu memberikan layanan yang cepat, mudah diakses, tepat, dan transparan. Setiap pekerjaan perlu diarahkan untuk menyelesaikan persoalan yang dihadapi masyarakat, bukan sekadar memenuhi tahapan administrasi.
Selain kualitas pelayanan, Ardiansyah turut menyoroti pentingnya pertanggungjawaban dalam penggunaan anggaran. Menurutnya, setiap program dan kebijakan harus memiliki sasaran yang jelas sehingga sumber daya yang tersedia dapat dimanfaatkan secara optimal, khususnya di tengah keterbatasan anggaran daerah.
“Keterbatasan anggaran bukan alasan untuk menurunkan kualitas pelayanan, tetapi menjadi dorongan bagi kita untuk semakin kreatif, inovatif, dan tepat dalam menentukan prioritas pembangunan,” tegasnya.
Ia menilai, situasi tersebut mengharuskan ASN lebih selektif dalam menetapkan prioritas pekerjaan. Efisiensi tidak semata-mata berkaitan dengan pengurangan belanja, melainkan juga menyangkut ketepatan dalam mengalokasikan sumber daya agar program yang dijalankan tetap mendukung pelayanan publik dan pembangunan daerah.
Ardiansyah pun mengingatkan agar kepentingan masyarakat menjadi pertimbangan utama dalam setiap pelaksanaan tugas pemerintahan.
“Dengan orientasi tersebut, kinerja birokrasi diharapkan mampu menghasilkan perubahan yang konkret bagi warga, sekaligus memastikan anggaran pemerintah digunakan secara bertanggung jawab dan memberikan nilai manfaat bagi pembangunan Kutim,” tandasnya.(adv/Kutim)
Penulis : Faradita | Editor: Redaksi
(adv/diskominfo/ar)








Users Today : 129
Total Users : 1535750
Views Today : 281
Total views : 6992815