Infobenua.com, Jakarta — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan operasi tangkap tangan (OTT). Operasi tersebut kali ini menyasar Bupati Bolaang Mongondow Utara, Sulawesi Utara, Sirajudin Lasena.
Ketua KPK Setyo Budiyanto membenarkan bahwa tim lembaga antirasuah sedang menjalankan operasi di lapangan pada Senin (21/9/2026). Namun, KPK belum memerinci jumlah pihak yang diamankan maupun perkara yang menjadi dasar operasi tersebut.
“Benar, sedang ada kegiatan di lapangan,” ujar Setyo kepada awak media, Senin (21/09/2026).
Operasi terhadap pejabat di Bolaang Mongondow Utara ini dilakukan hanya berselang sekitar sepekan setelah KPK menggelar OTT terkait dugaan suap dan penerimaan lainnya di lingkungan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN).
Dalam operasi sebelumnya, KPK mengamankan 19 orang. Setelah menjalani pemeriksaan, lembaga tersebut menetapkan delapan orang sebagai tersangka. Mereka terdiri atas Direktur Jenderal Pengendalian dan Penertiban Tanah dan Ruang ATR/BPN Lampri, Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Bogor I Sontang Coin Manurung, serta Direktur Utama Summarecon Adrianto Pitojo Adi.
Selain itu, KPK menetapkan sejumlah pihak swasta sebagai tersangka, yakni Arif Sugiyanto, Erwin, Muhammad Fakhry, Fahd El Fouzi, dan Rizal Pahlevi.
Dengan OTT terbaru di Bolaang Mongondow Utara, KPK kembali menjadi sorotan karena intensitas operasi penindakan terhadap dugaan tindak pidana korupsi yang melibatkan pejabat publik. Hingga tahap awal operasi, KPK belum mengungkap konstruksi perkara maupun status hukum pihak-pihak yang diamankan.(*)


















Users Today : 1228
Total Users : 1490891
Views Today : 2024
Total views : 6898794