Foto : Bupati Kutai Timur Ardiansyah Sulaiman, saat memberikan sambutan dalam penganugerahan Tanda Kehormatan Satyalencana Karyasatya kepada ASN
Infobenua.com, KUTIM – Bupati Kutai Timur Ardiansyah Sulaiman menegaskan keberhasilan Aparatur Sipil Negara (ASN) tidak cukup diukur dari banyaknya pekerjaan administratif yang diselesaikan. Menurutnya, ukuran utama kinerja aparatur harus terlihat dari manfaat yang dihasilkan bagi masyarakat.
Pesan tersebut disampaikan Ardiansyah saat memberikan sambutan dalam penganugerahan Tanda Kehormatan Satyalencana Karyasatya kepada ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kutai Timur di Gedung Serba Guna, Kawasan Pemerintahan Bukit Pelangi, Sangatta, Kamis (8/10/2026).
“Keberhasilan tidak semata diukur dari banyaknya pekerjaan administratif yang dapat diselesaikan, tetapi dari seberapa besar pekerjaan tersebut memberikan manfaat bagi masyarakat,” kata Ardiansyah.
Ia meminta prinsip tersebut diterapkan dalam penyelenggaraan pelayanan pemerintahan. Layanan publik, kata dia, harus terus diarahkan agar semakin cepat, mudah, tepat, transparan, dan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat.
Ardiansyah juga mengingatkan agar setiap kebijakan pemerintah memberikan manfaat yang jelas. Begitu pula penggunaan anggaran harus dapat dipertanggungjawabkan melalui hasil yang nyata.
Karena itu, ia menilai efisiensi anggaran tidak boleh dipisahkan dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan.
“Keterbatasan anggaran bukan alasan untuk menurunkan kualitas pelayanan, tetapi menjadi dorongan bagi kita untuk semakin kreatif, inovatif, dan tepat dalam menentukan prioritas pembangunan,” ujarnya.
Menurut Ardiansyah, kondisi anggaran yang terbatas justru menuntut aparatur lebih cermat menentukan program yang memiliki dampak nyata. Kreativitas dan inovasi diperlukan agar pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan tanpa mengabaikan prinsip efisiensi.
Ia pun mengajak ASN di lingkungan Pemkab Kutim menempatkan kepentingan masyarakat sebagai dasar dalam menjalankan setiap tugas.
Dengan demikian, penghargaan atas masa pengabdian ASN “tidak berhenti sebagai bentuk apresiasi, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat komitmen aparatur dalam memberikan pelayanan yang semakin berkualitas,” tandasnya.(adv/Kutim)
Penulis : Faradita| Editor: Redaksi









Users Today : 1983
Total Users : 1520949
Views Today : 4816
Total views : 6960943