Foto : Outlet Madu Kelulut Desa Teluk Dalam di Jalan Poros Jalur 2 Samarinda – Tenggarong.
Infobenua.Com, KUKAR– Budidaya madu kelulut menunjukkan perkembangan positif di Desa Teluk Dalam, Kecamatan Tenggarong Seberang, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar).
para peternak lebah di desa ini mampu memproduksi hingga 200 hingga 250 botol madu di setiap bulannya.
Kepala Desa Teluk Dalam, Supian, mengatakan bahwa keberhasilan budidaya madu kelulut tidak lepas dari sinergi dan dukungan berbagai pihak.
Salah satu kontribusi besar datang dari Dinas Kehutanan (Dishut) Kalimantan Timur (Kaltim), yang memberikan bantuan teknis serta pembinaan kepada warga.
“Alhamdulillah, budidaya madu kelulut ini bisa menjadi sumber pendapatan baru bagi warga kami,” ungkap Supian saat ditemui pada Rabu (16/4/2025).
Ia menjelaskan bahwa saat ini pemasaran madu masih dilakukan secara tradisional melalui outlet-outlet lokal. Namun demikian, tren permintaan terus meningkat dari waktu ke waktu, yang menjadi sinyal positif bagi pengembangan usaha ini ke pasar yang lebih luas.
Madu kelulut yang dihasilkan berasal dari spesies lebah tanpa sengat berukuran kecil, yang dikenal memiliki kualitas dan manfaat kesehatan tinggi. Kandungan nutrisinya menjadikan madu ini semakin digemari oleh konsumen dari berbagai kalangan.
Beberapa khasiat utama madu kelulut antara lain adalah membantu meredakan peradangan, meningkatkan sistem kekebalan tubuh, menurunkan berat badan, mencegah pertumbuhan sel kanker, serta bertindak sebagai antibakteri alami.
Supian berharap ke depan, produksi madu kelulut dapat ditingkatkan dengan dukungan lebih besar dari pemerintah dan sektor swasta. Ia juga menilai perlunya pengemasan dan branding produk agar mampu bersaing di pasar regional hingga nasional.
“Madu kelulut Teluk Dalam tidak hanya menawarkan manfaat kesehatan, tapi juga menjadi simbol kebangkitan ekonomi desa kami,” tutupnya. (Adv)
Penulis Farid editor eka mandiri










Users Today : 1990
Total Users : 1530462
Views Today : 3777
Total views : 6981360