Foto : Kegiatana SERAMBI (Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idulfitri) 2026 yang digelar oleh Bank Indonesia
Infobenua.com, Balikpapan — Bank Indonesia menyiapkan uang layak edar (ULE) sebesar Rp2 triliun untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama Ramadan dan Idulfitri 2026 di wilayah Kota Balikpapan, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), dan Kabupaten Paser. Jumlah tersebut meningkat 11 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2025 sebesar Rp1,8 triliun.
Penyediaan uang rupiah itu dilakukan melalui program SERAMBI (Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idulfitri) 2026 yang digelar oleh Bank Indonesia bersama perbankan, pegadaian, dan Perbarindo..
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Balikpapan, Robi Ariadi, menegaskan bahwa peningkatan nominal tersebut merupakan bentuk komitmen Bank Indonesia dalam menjaga kelancaran transaksi masyarakat selama periode Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN).
“Bank Indonesia terus berupaya meningkatkan kualitas program SERAMBI, termasuk mengoptimalkan penggunaan aplikasi Penukaran dan Tarik Uang Rupiah (PINTAR) untuk memudahkan akses layanan penukaran,” ujarnya.
Ia menjelaskan, penggunaan aplikasi PINTAR bertujuan memberikan kepastian layanan, mengurangi antrean, serta meningkatkan efisiensi dan pemerataan distribusi uang rupiah. Layanan penukaran tersedia di 213 titik yang tersebar melalui loket perbankan, pegadaian, dan Perbarindo dengan total 26.620 paket penukaran yang telah disiapkan.
Periode penukaran dibagi menjadi dua tahap, yakni 18–27 Februari 2026 dan 1–15 Maret 2026. Selain melalui loket tetap, layanan juga dilakukan melalui kas keliling tematik dan penukaran terpadu. Untuk skema tertentu, pendaftaran dapat dilakukan melalui aplikasi PINTAR yang dapat diakses masyarakat sesuai jadwal dan lokasi yang dipilih.
Pembukaan SERAMBI 2026 ditandai dengan pelepasan mobil kas keliling Bank Indonesia dan perbankan yang akan melayani penukaran uang di sejumlah titik strategis di Balikpapan, PPU, dan Paser.
Selain memastikan ketersediaan uang tunai, Bank Indonesia juga mendorong masyarakat memanfaatkan transaksi pembayaran digital melalui mobile banking, internet banking, dan QRIS guna mendukung efisiensi sistem pembayaran.
Dalam kesempatan tersebut, BI turut mengedukasi masyarakat untuk Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah, termasuk mengenali keaslian uang dengan metode 3D (Dilihat, Diraba, Diterawang) serta merawat rupiah melalui prinsip 5J.
Dengan langkah tersebut, Bank Indonesia berharap kebutuhan uang tunai masyarakat selama Ramadan dan Idulfitri 2026 dapat terpenuhi secara memadai, aman, dan berkualitas, sekaligus menjaga kelancaran aktivitas perekonomian di daerah.
Penulis : Fara | Editor : Redaksi








Users Today : 2336
Total Users : 1582523
Views Today : 3328
Total views : 7087702