Foto : Kepala Desa Beno Harapan, Ahmad Kurtubi
Infobenua.com, KUTIM – Pemerintah Desa Beno Harapan, Kabupaten Kutai Timur, menjajaki peluang usaha peternakan ayam petelur sebagai salah satu pilihan kegiatan produktif bagi generasi muda. Gagasan ini diharapkan membuka ruang bagi pemuda untuk belajar mengelola usaha sekaligus mengembangkan aktivitas ekonomi di desa.
Kepala Desa Beno Harapan, Ahmad Kurtubi, mengatakan tantangan dalam pembinaan pemuda bukan hanya menyediakan fasilitas berkegiatan, tetapi juga menjaga keterlibatan mereka agar berlangsung secara berkelanjutan. Sebagian pemuda memilih keluar dari desa setelah menyelesaikan pendidikan menengah untuk mencari pekerjaan atau melanjutkan aktivitas di tempat lain.
Menurut Ahmad, pemuda di Beno Harapan cukup aktif, tetapi keberlanjutan kegiatan membutuhkan regenerasi dan gagasan yang sesuai dengan kebutuhan mereka. Pemerintah desa sebelumnya telah memfasilitasi pembangunan gedung Karang Taruna pada 2024 sebagai ruang bagi organisasi kepemudaan untuk menjalankan aktivitasnya.
“Kami ingin pemuda tidak hanya aktif dalam kegiatan organisasi, tetapi juga memiliki kesempatan untuk mengembangkan kegiatan yang produktif. Salah satu yang sedang kami jajaki adalah usaha ayam petelur,” ujar Ahmad, Kamis (22/10/26).
Rencana tersebut masih dalam tahap penjajakan. Pemerintah desa perlu melihat minat, kesiapan, dan komitmen pemuda yang nantinya terlibat sebelum menentukan langkah lebih lanjut. Hal ini dinilai penting agar usaha yang dirintis memiliki pengelola yang siap menjalankan kegiatan secara konsisten.
Ahmad menilai usaha peternakan dapat menjadi sarana bagi pemuda untuk memperoleh pengalaman dalam mengelola kegiatan ekonomi. Namun, pelaksanaannya tetap membutuhkan perencanaan, pembagian tanggung jawab, serta perhitungan kebutuhan operasional agar usaha dapat bertahan.
“Kalau memang ada pemuda yang siap dan serius mengelolanya, tentu peluang ini bisa kami pertimbangkan lebih lanjut. Yang terpenting, kegiatan tersebut bisa berjalan dan memberikan manfaat,” jelasnya.
Melalui penjajakan ini, pemerintah desa berupaya menghubungkan pembinaan kepemudaan dengan peluang usaha.
“Harapannya, pemuda Beno Harapan memiliki lebih banyak ruang untuk berpartisipasi dan mengembangkan potensi ekonomi tanpa hanya bergantung pada peluang kerja di luar desa,” tutupnya.(adv/Kutim)
Penulis : Faradita | Editor: Redaksi








Users Today : 880
Total Users : 1554056
Views Today : 1610
Total views : 7037057