Foto : istimewa
Infobenua.com, Samarinda — Sebuah kasus yang menyita perhatian publik terungkap di Kota Samarinda setelah seorang remaja perempuan berusia 14 tahun melaporkan dugaan tindakan asusila yang dilakukan oleh ayah sambungnya sendiri.
Peristiwa yang disebut telah berlangsung selama kurang lebih empat tahun ini akhirnya terungkap setelah pihak keluarga melapor ke Polsek Samarinda Kota pada Rabu (25/3/2026).
Ketua TRC PPA Kaltim, Rina Zainun, menjelaskan berdasarkan penelusuran awal, kejadian tersebut diduga telah dialami korban sejak masih berusia sekitar 10 tahun atau saat masih duduk di bangku sekolah dasar.
“Berdasarkan keterangan awal, peristiwa ini sudah berlangsung cukup lama, bahkan sejak korban masih berusia 10 tahun hingga saat ini berusia 14 tahun,” ujarnya.
Ia menyebutkan, korban baru berani menyampaikan apa yang dialaminya karena sebelumnya berada dalam tekanan, baik secara psikologis maupun kondisi keluarga yang membuat korban sulit untuk bercerita.
“Korban tidak bisa bercerita kepada ibunya karena ada tekanan. Selain itu, kondisi keluarga yang bergantung pada pelaku membuat korban semakin tertekan,” jelas Rina.
Kasus ini mulai terungkap setelah pihak keluarga, khususnya kakak korban, mencurigai adanya perubahan perilaku yang tidak biasa.
“Alhamdulillah laporan resmi sudah ditindaklanjuti setelah korban memiliki keberanian untuk melapor,” tambahnya.
Kapolsek Samarinda Kota, Kompol IGN Adi Suarmita, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah mengamankan terduga pelaku di kediamannya di wilayah Makroman, Kecamatan Sambutan.
“Laporan sudah kami terima hari ini. Pelaku juga sudah diamankan untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” tegasnya.
Saat ini, kepolisian masih mendalami keterangan pelaku melalui proses gelar perkara guna menentukan pasal yang akan disangkakan.
“Penjelasan dari pihak terlapor masih kami telusuri lebih jauh. Perkembangan detailnya akan kami sampaikan setelah seluruh rangkaian pemeriksaan selesai,” pungkasnya.
Kasus ini kini dalam penanganan pihak kepolisian, sementara korban mendapatkan pendampingan untuk pemulihan kondisi psikologis akibat peristiwa yang dialami.
Penulis : Nurfa | Editor: Redaksi


















Users Today : 463
Total Users : 1299107
Views Today : 1087
Total views : 6376722