InfoBenua.Com.SAMARINDA – Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kalimantan Timur, Fahmi Idris mengungkapkan angka partisipasi masyarakat pada Pemilu 2024 mencapai 79,80 persen.
Hal itu disampaikan saat agenda KPU yakni
sosialisasi Terkait Penyusunan Visi, Misi, dan Program Bakal Calon Sesuai Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Kaltim dan Sosialisasi Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 8 Tahun 2024 tentang Pencalonan Gubemur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, serta Walikota dan Wakil Walikota.
Fahmi berharap agar tingkat partisipasi yang sama dapat tercapai untuk pilkada di bulan November mendatang mengingat di tahun sebelumnya angka partisipasi saat Pilkada lebih rendah dibandingkan saat pemilu.
“Kita berharap tingkat partisipasi yang sama dapat tercapai, karena biasanya tingkat partisipasi pilkada dapat lebih turun dari pemilu serentak,” imbuhnya.
Ia menegaskan saat ini KPU Kaltim baru saja menyelesaikan rekap nasional terkait penghitungan ulang surat suara, 28 Juli lalu dengan mengundang 4 provinsi.
Dengan adanya 147 Tempat Pemungutan Suara (TPS), di 9 KPU Kabupaten/Kota, Fahmi menyampaikan hasil rekap provinsi Kaltim tidak ditindaklanjuti kembali di Mahkamah Konstitusi (MK).
“Setelah kita rekap tidak ditindaklanjuti lagi di MK, alhamdulillah sekali karena ada beberapa provinsi yang ditindaklanjuti di MK,” pungkasnya.
Penulis Frida l editor Redaksi utara


















Users Today : 197
Total Users : 1337099
Views Today : 280
Total views : 6475992