Infobenua.com-Samarinda: Wakil Ketua DPRD Kaltim, Ananda Emira Moeis, menegaskan bahwa proses pembentukan Alat Kelengkapan Dewan (AKD) tidak mengganggu kelancaran agenda kerja dewan. Menurutnya, seluruh kegiatan DPRD Kaltim tetap berjalan sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan.
“AKD enggak ada masalah, semua berjalan sesuai agenda. Kenapa harus buru-buru membentuk pansus? Tata cara, kode etik itu diperlukan untuk menyesuaikan agenda pemprov,” ujar Ananda (19/11/2024).
Ia menekankan pentingnya proses yang terencana dan tidak tergesa-gesa dalam pembentukan AKD, termasuk penyusunan panitia khusus (pansus) terkait rancangan kerja dan pokok-pokok pikiran (pokir).
Meskipun demikian, Ananda memastikan bahwa agenda lain tetap dilaksanakan sebagaimana mestinya.
“Kita berjalan terus, ini agenda yang sudah sesuai dengan sinkronisasi pemprov Kaltim,” tambahnya.
Ananda menjelaskan bahwa salah satu prioritas dalam waktu dekat adalah pembahasan rancangan awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) untuk tahun 2025.
Ia menyebutkan pembahasan tersebut dijadwalkan mulai bulan Desember atau Januari, meskipun pembentukan AKD belum rampung.
Lebih lanjut, Ananda menegaskan bahwa proses internal dewan tetap mengikuti tata aturan yang berlaku.
Ia mengingatkan bahwa penyelesaian AKD akan segera dilakukan dengan menyerahkan hasilnya ke pimpinan fraksi.
“Info AKD, ditunggu saja kabar baiknya. Itu sudah sesuai aturan, kita enggak mungkin beragenda kalau aturan enggak sesuai,” tegas politisi dari PDI Perjuangan tersebut.
Ananda juga menekankan bahwa semua tugas dewan harus dilaksanakan dengan semangat tanggung jawab untuk mendukung kelancaran pemerintahan daerah.
“Meski ada kesibukan di AKD, pekerjaan DPRD tetap jalan. The show must go on, ada agenda harus berjalan, kita jalankan saja tata aturannya,” pungkasnya.
Penulis Frida editor eka mandiri



















Users Today : 568
Total Users : 1352147
Views Today : 1445
Total views : 6509642