InfoBenua.Com
  • Home
  • Redaksi
  • INFO PRODUK
  • Blog
  • Infografis
  • Video
  • KODE ETIK PERUSAHAAN PERS
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
No Result
View All Result
InfoBenua.Com
  • Home
  • Redaksi
  • INFO PRODUK
  • Blog
  • Infografis
  • Video
  • KODE ETIK PERUSAHAAN PERS
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
No Result
View All Result
No Result
View All Result

Amankan Mudik dan Lebaran, Polresta Samarinda Libatkan 1.202 Personel Gabungan

by Eka Mandiri
Kamis, 12 Maret 2026, 20:25
in Berita, Hukum dan Kriminal, Samarinda
Bagikan

Ket foto ; Apel gelar pasukan sebagai tanda dimulainya Operasi Ketupat Mahakam 2026.

Infobenua.com Samarinda – Menjelang arus mudik dan perayaan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, aparat keamanan di Kota Samarinda mulai meningkatkan kesiapan guna menjaga situasi tetap aman dan tertib. Langkah tersebut ditandai dengan pelaksanaan apel gelar pasukan sebagai tanda dimulainya Operasi Ketupat Mahakam 2026.

Operasi pengamanan ini bertujuan memastikan masyarakat dapat menjalankan aktivitas selama Lebaran dengan aman dan lancar, termasuk selama periode mudik dan arus balik. Dalam pelaksanaannya, Polresta Samarinda mengerahkan ribuan personel gabungan dari berbagai unsur untuk memperkuat pengamanan di sejumlah titik strategis di kota tersebut.

Kapolresta Samarinda, Kombes Pol Hendri Umar, menyampaikan bahwa total personel yang dilibatkan dalam operasi tahun ini mencapai 1.202 orang yang
berasal dari berbagai instansi.

“Pada pelaksanaan Operasi Ketupat Mahakam tahun ini, Polresta Samarinda mengerahkan sebanyak 1.202 personel gabungan yang berasal dari unsur kepolisian, TNI, serta berbagai instansi terkait guna memastikan situasi tetap aman dan kondusif selama perayaan Idulfitri,” ujar Hendri usai apel gelar pasukan di Mako Polresta Samarinda, Kamis (12/3/2026).

Ia menjelaskan bahwa pengerahan personel tersebut merupakan bentuk sinergi lintas lembaga dalam menjaga stabilitas keamanan selama masa libur Lebaran.

Personel yang terlibat berasal dari Polresta Samarinda, unsur TNI melalui Kodim 0901 Samarinda dan Denpom, serta dukungan dari Polda Kalimantan Timur.

Selain unsur TNI dan Polri, pengamanan juga melibatkan sejumlah instansi pemerintah dan organisasi kemasyarakatan.

Di antaranya Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, Palang Merah Indonesia (PMI), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Pemadam Kebakaran, serta relawan dari ITS dan Senkom.

Untuk mendukung jalannya operasi, aparat keamanan juga menyiapkan sepuluh pos pengamanan dan pelayanan yang ditempatkan di sejumlah titik strategis di Kota Samarinda. Salah satu pos pelayanan terpadu ditempatkan di kawasan Taman Samarinda dan akan beroperasi selama 24 jam.

“Pos pelayanan terpadu yang berada di kawasan Taman Samarinda akan menjadi pusat pelayanan utama selama operasi berlangsung. Masyarakat dapat menyampaikan laporan, meminta bantuan, maupun memperoleh informasi terkait pengamanan Lebaran di lokasi tersebut,” jelasnya.

Selain itu, pos pelayanan juga disiapkan di beberapa pintu masuk utama kota seperti Bandara APT Pranoto, Pelabuhan Nusantara, serta Exit Tol Palaran untuk memantau pergerakan arus mudik maupun arus balik.

“Sejumlah pos pelayanan juga ditempatkan di titik-titik strategis seperti Bandara APT Pranoto, Pelabuhan Nusantara, dan Exit Tol Palaran untuk memantau pergerakan arus mudik serta arus balik masyarakat,” tambah Hendri.

Sementara itu, pos pengamanan ditempatkan di sejumlah lokasi yang berpotensi menjadi pusat keramaian masyarakat.

Beberapa di antaranya berada di kawasan Big Mall, Samarinda Central Plaza (SCP), Samarinda Square, Pasar Pagi, serta di Terminal Sungai Kunjang dan Terminal Samarinda Seberang.

Penulis Nisnun Editor Eka Mandiri

Views Count: 0

Infobenua.com TVChannel

Statistik Pengunjung

1588782
Users Today : 4048
Total Users : 1588782
Views Today : 6008
Total views : 7097400
  • Home
  • Redaksi
  • INFO PRODUK
  • Blog
  • Infografis
  • Video
  • KODE ETIK PERUSAHAAN PERS
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami

Copyright © 2017-2025 InfoBenua.com