InfoBenua.Com
  • Home
  • Redaksi
  • INFO PRODUK
  • Blog
  • Infografis
  • Video
  • KODE ETIK PERUSAHAAN PERS
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
No Result
View All Result
InfoBenua.Com
  • Home
  • Redaksi
  • INFO PRODUK
  • Blog
  • Infografis
  • Video
  • KODE ETIK PERUSAHAAN PERS
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
No Result
View All Result
No Result
View All Result

Alien Mus Tegur Cak Imin: Saatnya Tangani Bencana, Bukan Saling Menyalahkan

by Eka Mandiri
Jumat, 5 Desember 2025, 21:49
in Berita, Nasional
Bagikan

Teks foto: istimewa

Infobenua.com.Jakarta: Anggota Komisi IV DPR RI dari Fraksi Golkar, Alien Mus, mengingatkan jajaran Kabinet Merah Putih agar tetap solid dalam menangani bencana banjir dan longsor yang melanda Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara.

Peringatan ini disampaikan menyusul pernyataan Menko Pemberdayaan Manusia, Muhaimin Iskandar (Cak Imin), yang meminta tiga kementerian melakukan taubat nasuha.

Alien menilai ajakan tersebut kurang tepat disampaikan di tengah situasi darurat. Menurutnya, masyarakat membutuhkan langkah nyata dan penanganan cepat, bukan saling menyalahkan antar kementerian.

“Tidak perlu saling menghakimi. Yang dibutuhkan saat ini adalah respons cepat bagi para korban, bukan lempar tanggung jawab,” ujarnya, Jumat (5/12).

Ia menegaskan bahwa jika memang ada kesalahan, maka seluruh pihak harus berbenah bersama. Fokus utama pemerintah saat ini harus tertuju pada penyelamatan warga, pemulihan daerah terdampak, dan percepatan bantuan.

“Kalau salah, kita semua salah. Kita semua harus bertaubat. Tapi yang lebih penting adalah aksi cepat di lapangan,” tambahnya.

Alien juga mengingatkan bahwa bencana alam memiliki penyebab kompleks dan tidak dapat disederhanakan menjadi satu faktor saja.

Ia menyebut perlu kajian mendalam untuk menjawab akar persoalan yang menyebabkan banjir dan longsor.

“Bencana adalah interaksi banyak faktor: alam, lingkungan, sosial, hingga tata kelola. Tidak bisa ditudingkan pada satu pihak saja,” tegasnya.

Sebelumnya, Cak Imin menyampaikan bahwa ia telah mengirim surat kepada Menteri Kehutanan, Menteri ESDM, dan Menteri Lingkungan Hidup untuk melakukan evaluasi total terhadap kebijakan lingkungan sebagai bentuk “taubatan nasuha”.

Ia menilai kebijakan pemerintah perlu dikaji ulang sebagai refleksi atas bencana beruntun yang terjadi.

“Kita harus evaluasi total seluruh kebijakan. Bahasa NU-nya, taubatan nasuha,” ujarnya pada Senin (1/12), sembari menyebut bahwa kerusakan lingkungan merupakan akibat dari kelalaian manusia.

Penulis : Frida | Editor: Eka Mandiri

Views Count: 0

Infobenua.com TVChannel

Statistik Pengunjung

1524168
Users Today : 1405
Total Users : 1524168
Views Today : 3248
Total views : 6969342
  • Home
  • Redaksi
  • INFO PRODUK
  • Blog
  • Infografis
  • Video
  • KODE ETIK PERUSAHAAN PERS
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami

Copyright © 2017-2025 InfoBenua.com