Infobenua.com.Samarinda– Penunjukkan Kalimantan Timur (Kaltim) sebagai lokasi Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara telah membawa berbagai berkah, termasuk peningkatan frekuensi acara berskala nasional dan internasional yang digelar di provinsi ini.
Namun, sayangnya, banyak dari acara tersebut masih ditangani oleh event organizer (EO) dari luar daerah, khususnya Jakarta.
Hal ini disoroti oleh Penjabat (Pj) Gubernur Kaltim, Akmal Malik, dalam agenda *Coffee Morning* yang membahas persiapan Maratua Run 2025, di Ruang VVIP Rumah Jabatan Gubernur Kaltim, Kompleks Kantor Gubernur Kaltim, Jalan Gajah Mada, Samarinda, beberapa hari lalu.
“Sekarang kita masih pakai EO Jakarta, sama kayak pas MTQ kemarin. Kita harap setelah ini anak-anak muda atau EO kita bisa muncul,” ujarnya.
Beberapa acara besar, seperti Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional ke-XXX yang digelar di Samarinda pada September 2024 lalu dan Maratua Run 2025 yang akan berlangsung di Berau pada Februari mendatang, masih dikelola oleh EO luar daerah.
Akmal berharap EO lokal Kaltim dapat lebih kreatif dan proaktif dalam mengambil peran.
Ia menegaskan bahwa pemerintah siap memberikan dukungan penuh untuk EO lokal yang ingin menginisiasi acara besar di Benua Etam.
“Agenda-agenda yang dilaksanakan oleh pemerintah harus menjadi pemicu bagi lembaga maupun anak muda Kaltim untuk membuat acara yang lebih kreatif,” tambahnya.
Akmal juga menekankan bahwa acara yang dibuat harus berkualitas dan dapat dinikmati oleh masyarakat luas.
Ia mencontohkan Maratua Jazz, sebuah acara yang menurutnya bagus untuk branding Kaltim, tetapi kurang mendapat perhatian dari masyarakat lokal karena tidak sesuai dengan selera mayoritas yang lebih menyukai musik dangdut.
“Kita dukung Maratua Jazz, tetapi harus dikombinasikan dengan acara lain. Jangan berdiri sendiri-sendiri,” jelas Akmal.
Ia mengajak EO lokal untuk tidak ragu memaparkan konsep acara kepada Pemprov Kaltim untuk mendapatkan dukungan.
Selain menjadi ajang promosi bagi Kaltim, acara-acara tersebut juga dapat menggerakkan roda perekonomian di wilayah tempat pelaksanaannya.
Dengan meningkatnya perhatian terhadap kreativitas lokal, Akmal berharap EO dan anak muda Kaltim mampu bersaing dan membawa nama baik daerah di kancah nasional maupun internasional.
Penulis Frida editor eka mandiri








Users Today : 2110
Total Users : 1555286
Views Today : 4750
Total views : 7040197