InfoBenua.Com
  • Home
  • Redaksi
  • INFO PRODUK
  • Blog
  • Infografis
  • Video
  • KODE ETIK PERUSAHAAN PERS
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
No Result
View All Result
InfoBenua.Com
  • Home
  • Redaksi
  • INFO PRODUK
  • Blog
  • Infografis
  • Video
  • KODE ETIK PERUSAHAAN PERS
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
No Result
View All Result
No Result
View All Result

Abdul Rasid Dorong Penguatan TBM, Perluas Akses Literasi hingga Pelosok Kukar

by Eka Mandiri
Sabtu, 7 November 2026, 22:01
in Berita, DPRD KUKAR, Kukar
Bagikan

Foto bersama Wakil DPRD Kukar, Abdul Rasid dan Kepala Diarpus Kukar, Sekretaris Dewan Lukman, serta perwakilan pegiat TBM. (Ist)

Infobenua.com, Kutai Kartanegara – Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Abdul Rasid mendorong penguatan Taman Bacaan Masyarakat (TBM) sebagai upaya memperluas akses literasi hingga ke pelosok daerah.

Keberadaan TBM dinilai penting untuk memberikan kesempatan yang lebih merata bagi masyarakat dalam memperoleh bahan bacaan dan pengetahuan.

Dorongan tersebut disampaikan Rasid saat mengikuti diskusi bersama pemerintah daerah dan DPRD Kukar dalam rangkaian hari kedua Temu Pegiat TBM Nasional ke-2 di Kalimantan Timur.

Diskusi berlangsung di ruang pertemuan DPRD Kukar pada Sabtu (7/11/2026), dan diikuti 145 peserta dari berbagai daerah di Indonesia, mulai Sumatera Barat hingga Papua Tengah.

Rasid mengungkapkan, perhatian terhadap budaya membaca tidak terlepas dari pengalaman pribadinya yang dahulu memiliki keterbatasan dalam mengakses buku. Pengalaman tersebut mendorongnya membangun kebiasaan membaca di lingkungan keluarga, termasuk membiasakan anak-anak dekat dengan buku.

Ia bahkan menceritakan kebiasaannya menyempatkan diri membeli buku untuk anak setiap kali berkunjung ke ibu kota provinsi. Menurutnya, kebiasaan membaca perlu ditanamkan sejak dini agar anak memiliki wawasan dan pengetahuan yang lebih luas.

“Dulu saya juga merasakan bagaimana terbatasnya kesempatan untuk mengakses buku. Karena itu, saya berusaha membiasakan anak-anak membaca, salah satunya dengan membelikan mereka buku,” ungkapnya.

Namun, Rasid menegaskan bahwa proses belajar tidak cukup hanya mengandalkan buku. Anak-anak juga perlu mendapatkan pengalaman secara langsung melalui interaksi dengan lingkungan dan alam sekitar.

“Belajar itu bukan hanya dari buku. Anak-anak juga perlu diajak melihat dan mengenal lingkungan secara langsung. Dari pengalaman itu, mereka bisa mendapatkan pengetahuan baru,” ujarnya.

Sejalan dengan pandangan tersebut, ia menyatakan akan berupaya mendorong agar para pengelola dan pegiat TBM mendapatkan dukungan dari pemerintah. Menurutnya, keberadaan komunitas literasi perlu diperhatikan karena turut membantu membuka kesempatan belajar bagi masyarakat.

“Saya akan berupaya mendorong agar kegiatan dan keberadaan TBM ini mendapatkan dukungan. Kita ingin akses membaca dan belajar bisa dirasakan masyarakat secara lebih merata,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Daerah (Disarpusda) Kukar, Ridha Darmawan, menjelaskan bahwa TBM merupakan mitra sekaligus kepanjangan tangan pemerintah dalam memperluas pelayanan literasi.

Ia menyebutkan, luasnya wilayah Kukar menjadi tantangan tersendiri dalam menghadirkan layanan perpustakaan secara merata.

Maka dari itu, TBM memiliki peran untuk mendekatkan akses buku, pengetahuan, dan kegiatan literasi kepada masyarakat, termasuk di kawasan yang sulit dijangkau.

“TBM menjadi kepanjangan tangan pemerintah dalam memperluas layanan. Dengan keberadaan TBM, akses buku dan kegiatan literasi bisa lebih dekat dengan masyarakat,” tutupnya.(adv/rid)

Views Count: 4

Infobenua.com TVChannel

Statistik Pengunjung

1609474
Users Today : 1644
Total Users : 1609474
Views Today : 3122
Total views : 7131865
  • Home
  • Redaksi
  • INFO PRODUK
  • Blog
  • Infografis
  • Video
  • KODE ETIK PERUSAHAAN PERS
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami

Copyright © 2017-2025 InfoBenua.com