InfoBenua.Com
  • Home
  • Redaksi
  • INFO PRODUK
  • Blog
  • Infografis
  • Video
  • KODE ETIK PERUSAHAAN PERS
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
No Result
View All Result
InfoBenua.Com
  • Home
  • Redaksi
  • INFO PRODUK
  • Blog
  • Infografis
  • Video
  • KODE ETIK PERUSAHAAN PERS
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
No Result
View All Result
No Result
View All Result

Fraksi PDIP Soroti Lima Masalah Krusial dalam Raperda Pendidikan Kaltim: Jangan Jadi Regulasi Kosong

by Eka Mandiri
Senin, 21 Juli 2025, 22:37
in Advertorial, Dprd Kaltim, Kutim
Bagikan

Infobenua.com Samarinda – Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Penyelenggaraan Pendidikan yang tengah dibahas di DPRD Kalimantan Timur menuai kritik tajam dari Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).

Dalam Rapat Paripurna ke-25 yang berlangsung di Gedung B DPRD Kaltim pada Senin, 21 Juli 2025, Fraksi PDIP menyampaikan sejumlah catatan penting terkait substansi regulasi tersebut yang dinilai belum menyentuh akar persoalan pendidikan di Benua Etam.

Anggota Komisi II DPRD Kaltim dari Fraksi PDIP, Yonavia, yang menyampaikan pandangan fraksi, menyoroti lima permasalahan mendasar yang belum diakomodasi secara komprehensif dalam draf Raperda.

Pertama, ia menekankan persoalan ketimpangan akses pendidikan di wilayah pedalaman dan pesisir. Infrastruktur yang terbatas, minimnya sarana dan prasarana, serta keterbatasan tenaga pendidik membuat anak-anak di daerah tertinggal kesulitan menikmati layanan pendidikan yang layak.

“Ini bukan soal ada atau tidaknya sekolah, tapi apakah anak-anak benar-benar bisa belajar dengan layak. Akses jalan dan kondisi geografis menjadi tantangan utama,” tegas Yonavia.

Kedua, kualitas guru yang tidak merata. Masih banyak tenaga pendidik di daerah terpencil yang belum memiliki sertifikasi dan tidak mendapat pelatihan rutin, sehingga berdampak langsung pada mutu pengajaran dan memperlebar kesenjangan kualitas pendidikan antarwilayah.

Ketiga, integrasi teknologi dalam pendidikan yang masih lemah. Di tengah era digital, pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi di sekolah dinilai belum maksimal. Ketersediaan infrastruktur digital tidak merata, sementara banyak guru belum memiliki kompetensi memadai dalam penggunaan perangkat teknologi.

“Transformasi digital di dunia pendidikan tidak bisa dibiarkan berjalan sendiri. Pemerintah harus aktif menjamin infrastruktur dan pelatihan yang memadai agar kesenjangan digital tidak melebar,” ungkapnya.

Keempat, lemahnya konektivitas antara pendidikan vokasi dan kebutuhan industri. Fraksi PDIP menilai, lulusan SMK di Kaltim masih banyak yang tidak terserap di dunia kerja karena kurikulum yang belum sejalan dengan kebutuhan pasar. Minimnya kolaborasi dengan dunia usaha menyebabkan rendahnya daya saing lulusan.

Kelima, kurangnya perlindungan hukum bagi guru. Banyak pendidik ragu untuk menerapkan disiplin karena khawatir akan terseret ke ranah hukum tanpa adanya payung hukum yang jelas. Hal ini dinilai menggerus wibawa guru dan memperlemah kualitas proses belajar.

Menutup pandangannya, Fraksi PDIP menekankan bahwa pembahasan Raperda tidak boleh sekadar formalitas. Mereka mendorong pembentukan Panitia Khusus (Pansus) agar regulasi yang dihasilkan benar-benar berpijak pada kebutuhan riil dan melibatkan suara publik secara luas.

“Kami tidak ingin Raperda ini menjadi regulasi kosong yang tak berdampak. Harus jadi jawaban nyata atas persoalan pendidikan di Kalimantan Timur,” tutup Yonavia.

penulis Rezkidani editor redaksi

  • Trending
  • Comments
  • Latest

Warga Muara Badak Resahkan Rehabilitasi Jembatan Sambera yang Dinilai Tak Sesuai Spesifikasi

Kamis, 24 Februari 2022, 21:32
Tambang Diduga Koridor di Siluq Ngurai , Minta Aparat Eksekusi

Tambang Diduga Koridor di Siluq Ngurai , Minta Aparat Eksekusi

Kamis, 9 Juni 2022, 23:48
H. Sigit Alfian Nahkodai SIJAKA di Kota Bontang Berikut Harapannya

H. Sigit Alfian Nahkodai SIJAKA di Kota Bontang Berikut Harapannya

Jumat, 1 April 2022, 10:02
Persiapan Pelantikan KMB Kaltim 2022, KMB Kaltim akan Meningkatkan Eksistensi, Gerakan, Elektabilitas Organisasi, Serta Mampu Mengabdi untuk Masyarakat

Persiapan Pelantikan KMB Kaltim 2022, KMB Kaltim akan Meningkatkan Eksistensi, Gerakan, Elektabilitas Organisasi, Serta Mampu Mengabdi untuk Masyarakat

Rabu, 9 Maret 2022, 22:17
Danlanud Dhomber Balikpapan Dedy Susanto Pamitan, Kepada Anggota DPRD Balikpapan

Danlanud Dhomber Balikpapan Dedy Susanto Pamitan, Kepada Anggota DPRD Balikpapan

0
Ketua DPRD Balikpapan Belum Terima Nama Dari Fraksi Untuk Perubahan AKD

Ketua DPRD Balikpapan Belum Terima Nama Dari Fraksi Untuk Perubahan AKD

0
DPRD Balikpapan Akan Melakukan Perombakan AKD

DPRD Balikpapan Akan Melakukan Perombakan AKD

0
HUT Kota Samarinda ke-354 dan HUT Pemkot Samarinda ke-62, Pemkot Melakukan Penghijauan di sungai Karang mumus

HUT Kota Samarinda ke-354 dan HUT Pemkot Samarinda ke-62, Pemkot Melakukan Penghijauan di sungai Karang mumus

0
Efisiensi Anggaran Pangkas Agenda Pemerintah, Hotel di Kaltim Ikut Terdampak

Efisiensi Anggaran Pangkas Agenda Pemerintah, Hotel di Kaltim Ikut Terdampak

Jumat, 10 Juli 2026, 19:54
DPRD Kaltim Usul Kuota BBM Khusus Pelat KT, Kendaraan Luar Daerah Diminta Tak Ikut Mengisi

DPRD Kaltim Usul Kuota BBM Khusus Pelat KT, Kendaraan Luar Daerah Diminta Tak Ikut Mengisi

Jumat, 10 Juli 2026, 19:53
Pengasuh Anak Gasak Perhiasan Majikan, Kerugian Tembus Rp300 Juta

Pengasuh Anak Gasak Perhiasan Majikan, Kerugian Tembus Rp300 Juta

Jumat, 10 Juli 2026, 19:47
Temuan BPK Soal Aset Daerah, Satpol PP Siap Tarik Kendaraan Dinas

Temuan BPK Soal Aset Daerah, Satpol PP Siap Tarik Kendaraan Dinas

Jumat, 10 Juli 2026, 19:44

Infobenua.com TVChannel

Statistik Pengunjung

1368327
Users Today : 718
Total Users : 1368327
Views Today : 3211
Total views : 6616865
  • Home
  • Redaksi
  • INFO PRODUK
  • Blog
  • Infografis
  • Video
  • KODE ETIK PERUSAHAAN PERS
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami

Copyright © 2017-2025 InfoBenua.com