Ket foto : Wakil Gubernur Kaltim, Seno Aji.
Infobenua.com Samarinda – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur terus mendorong peningkatan akses pendidikan tinggi bagi masyarakat, termasuk melalui perluasan cakupan program subsidi kuliah GratisPol.
Salah satu langkah yang dilakukan adalah menjajaki kerja sama dengan Universitas Terbuka (UT), yang dibahas dalam pertemuan resmi antara jajaran Pemprov Kaltim dan UT pada Rabu, (2/7/2025), pertemuan ini dipimpin langsung oleh Wakil Gubernur Kaltim, H. Seno Aji.
Dalam pertemuan tersebut, pihak Universitas Terbuka menyampaikan bahwa mereka telah lama beroperasi di berbagai wilayah Kalimantan Timur dan memiliki jumlah mahasiswa yang signifikan, terutama dari daerah-daerah terpencil.
Namun, UT masih menghadapi kendala administratif yang membuatnya belum dapat masuk dalam daftar kampus penerima program GratisPol.
Wakil Gubernur Kaltim, Seno Aji, menjelaskan bahwa keterlibatan Universitas Terbuka dalam program subsidi pendidikan belum dapat dilakukan karena secara administratif, institusi tersebut masih tercatat sebagai perguruan tinggi yang berdomisili di Jakarta.
“Berdasarkan data dari Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Universitas Terbuka hingga kini masih terdaftar dengan alamat resmi di Pondok Cabe, Jakarta. Oleh karena itu, belum bisa diikutsertakan dalam skema GratisPol,”ujar Wagub Seno.
Padahal, menurutnya, secara operasional UT telah menunjukkan kiprah yang cukup signifikan di Kalimantan Timur, baik dari sisi infrastruktur maupun jumlah mahasiswa aktif yang sebagian besar berasal dari wilayah setempat.
“Sesuai ketentuan yang diatur dalam Peraturan Gubernur, institusi pendidikan yang ingin terlibat dalam program ini wajib memiliki domisili resmi di Kalimantan Timur. Maka dari itu, kami mendorong pihak Universitas Terbuka untuk segera mengurus perubahan alamat legal mereka,”tegasnya.
Wagub Seno menyatakan optimisme bahwa Universitas Terbuka mampu memenuhi syarat administratif tersebut.
Ia berharap agar proses penyesuaian ini dapat selesai dalam waktu dekat sehingga UT bisa resmi bergabung dalam program GratisPol pada tahun 2026.
“Kami menargetkan, jika seluruh persyaratan bisa dipenuhi tepat waktu, Universitas Terbuka dapat menjadi bagian dari program GratisPol mulai tahun 2026.
Hal ini sangat penting untuk membuka akses pendidikan tinggi seluas-luasnya bagi masyarakat Kalimantan Timur, khususnya di daerah pedalaman,”pungkasnya.
(adv/diskominfokaltim).
Penulis Nisnun Editor Eka Mandiri.


















Users Today : 819
Total Users : 1291434
Views Today : 3204
Total views : 6349083