InfoBenua.Com.Samarinda: Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan, turut ambil bagian dalam East Borneo International Folklore Festival (EBIFF) 2024 yang digelar di Kalimantan Timur (Kaltim). Delegasi Pinrang terdiri dari 16 orang dan diwakili oleh Sanggar Seni Lasinrang, membawa kekayaan budaya mereka untuk tampil di ajang internasional ini.
Zainal, pendiri sanggar mengungkapkan sejumlah pengalaman dan memberikan saran berdasarkan partisipasi mereka. Ia menyebutkan, suhu di Kaltim sangat berbeda dengan tempat asal mereka, yang menyebabkan beberapa dari delegasi mereka tumbang akibat pengaruh cuaca.
“Kondisi cuaca sangat berpengaruh. Bagusnya nanti ada tim medis khusus untuk setiap delegasi, karena tadi kami lihat dokter juga kebingungan menangani,” ujar Zainal, Selasa (30/7)2024).
Walaupun ada tantangan tersebut, Zainal memberikan apresiasi tinggi kepada penyelenggaraan festival di Kalimantan Timur. Menurutnya, pemerintah setempat sangat profesional dalam menyambut dan menghadapi para peserta.
“Kesannya selama di Kaltim, pemerintahannya sangat profesional dalam menyambut dan menghadapi kami, keramahan dan profesionalisme panitia membuat pengalaman kamii di festival ini menjadi lebih berkesan,” ungkapnya.
Dalam penampilannya, delegasi dari Pinrang mempersembahkan kekayaan budaya dari berbagai etnik, termasuk suku Mandar, Toraja, Makassar, dan Bugis. Selain itu, interaksi dengan partisipan dari berbagai negara dan daerah di Indonesia memberikan wawasan baru bagi mereka. Bagi delegasi, kegiatan ini merupakan kesempatan untuk belajar, bertukar budaya, serta memperluas jaringan Sanggar Seni Lasinrang.
“Semua berjalan lancar dan kami bangga bisa mempersembahkan budaya kami di panggung internasional. Ini adalah kesempatan luar biasa untuk memperkenalkan kekayaan budaya kami kepada dunia dan kami sangat senang melihat bahwa budaya Bugis diterima dengan baik,” jelasnya.
Sebagai salah satu delegasi yang tampil di EBIFF 2024, ia berharap agar tahun depan mereka akan diundang kembali untuk berpartisipasi karena EBIFF sangat penting untuk memperkenalkan budaya lokal ke kancah internasional, EBIFF akan terus menjadi ajang yang mempererat hubungan antarbudaya dan meningkatkan pemahaman serta toleransi di antara berbagai bangsa.
Penulis Faradiba | Editor Eka Mandiri



















Users Today : 925
Total Users : 1457395
Views Today : 3225
Total views : 6828554