Samarinda, Infobenua — Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Penyelenggaraan Ketahanan Keluarga (PKK) saat ini sedang dibahas oleh Panitia Khusus (Pansus) DPRD Kaltim. Anggota Pansus Yenni Eviliana harap Raperda ini kelak dapat cegah kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).
Diketahui, angka perceraian di Kaltim tahun 2018 sebanyak 2.249 kasus. Kemudian, menanjak pada 2019 sejumlah 7.803 kasus. Kota Samarinda menjadi daerah tertinggi yaitu 2.665 kasus. Dimana, 70 persen karena gugat cerai dari istri dan 30 persen sisanya talak cerai dari suami. Banyaknya angka perceraian pun didominasi akibat KDRT dan cekcok tak berujung.
Sebab itu, Raperda PKK ini menjadi salah satu alasan dibentuk oleh DPRD Kaltim. “Cerai karena kekerasan rumah tangga berupa fisik maupun seksual. Itu yang mendasari dibentuknya ketahanan rumah tangga,” kata Yenni.
Ada beberapa tujuan dari Raperda PKK. Dikatakan Yenni bahwa seperti halnya mencegah hal-hal di luar konteks rumah tangga. Sebab itu merupakan sikap pribadi masing-masing orang yang berbeda. Contohnya emosi sesaat. “Setidaknya mengurangi hal tersebut. Karena terdapat aturan yang tercantum jika istri atau anak mendapat kekerasan fisik bisa dilaporkan,” ujarnya.
Ia juga turut menyoroti kasus eksploitasi anak yang terjadi di rumah tangga. Yeni yang juga anggota Komisi IV itu menyebut, bahwa orangtua yang tidak memberikan akses pendidikan pada anaknya, juga disebut telah melakukan eksploitasi.
“Saya rasa pasti ada, misalnya eksploitasi anak dengan tidak menyekolahkan. Itu termasuk. Hal-hal begini nanti yang harus diperhatikan dan apa yang mesti dilakukan,” jelasnya.
Melalui Raperda PKK ini, DPRD Kaltim berharap agar kasus perceraian, kekerasan fisik, seksual, dan eksploitasi anak yang masih terjadi di dalam lingkup keluarga bisa berkurang.
Pernikahan yang berujung pada perceraian dianggap juga cukup memprihatinkan. Sehingga edukasi pada calon pengantin dianggap penting. “Salah satunya seperti diberikan pemahaman bahwa berbagai kekerasan harus dihindari dalam rumah tangga,” pungkasnya. *
— Reporter: Kka
— Editor: Ru


















Users Today : 494
Total Users : 1269144
Views Today : 1351
Total views : 6284550