FOTO : Kepala Disdik Kutim Mulyono
Infobenua.com.KUTIM – Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) menjadikan empat indikator utama sebagai dasar dalam mengarahkan program dan penggunaan anggaran pendidikan. Langkah ini dilakukan agar kebijakan yang dijalankan sesuai kebutuhan serta memiliki ukuran kinerja yang jelas.
Kepala Disdik Kutim Mulyono mengatakan, empat indikator yang menjadi acuan tersebut meliputi Standar Pelayanan Minimal (SPM) Pendidikan, Rapor Pendidikan, akreditasi sekolah, serta program unggulan kepala daerah di bidang pendidikan.
“Dinas Pendidikan itu punya empat alat ukur kinerja. Pertama SPM Pendidikan, yang kedua Rapor Pendidikan, kemudian ada akreditasi sekolah, dan yang keempat program unggulan Bupati di bidang pendidikan,” ujar Mulyono, sat diwawancarai.
Menurutnya, keempat indikator tersebut menjadi bagian penting dalam menentukan arah pelaksanaan program di sektor pendidikan. Setiap kebutuhan dapat dipetakan berdasarkan ukuran dan kondisi yang terlihat dari masing-masing indikator.
SPM Pendidikan digunakan sebagai salah satu rujukan karena memuat standar pelayanan yang harus dipenuhi dalam penyelenggaraan pendidikan. Sementara Rapor Pendidikan memberikan gambaran mengenai kondisi satuan pendidikan berdasarkan berbagai capaian yang perlu diperhatikan.
Selain itu, akreditasi sekolah menjadi salah satu instrumen untuk melihat kualitas dan pemenuhan standar pada satuan pendidikan. Sedangkan program unggulan kepala daerah menjadi bagian dari sasaran pembangunan pendidikan yang perlu diterjemahkan melalui program kerja Disdik Kutim.
Mulyono menjelaskan, penggunaan empat indikator tersebut membantu Disdik dalam menentukan prioritas. Program dan anggaran tidak hanya disusun berdasarkan kebutuhan umum, tetapi juga mengacu pada kondisi serta target kinerja yang telah ditetapkan.
“Jadi, kita punya dasar untuk menentukan kebutuhan mana yang harus dipenuhi terlebih dahulu. Setelah kebutuhan utama terpenuhi, baru kita bisa mengembangkan program-program lainnya sesuai kondisi dan kebutuhan pendidikan di Kutai Timur,” jelasnya.
Dengan pendekatan tersebut, Disdik Kutim berupaya memastikan pelaksanaan pembangunan pendidikan berjalan terarah.
“Empat indikator itu sekaligus menjadi pijakan dalam melihat kebutuhan sekolah dan menyusun pengembangan program pendidikan secara berkelanjutan,” tandasnya.(adv/Kutim)
Penulis : Faradita | Editor : Redaksi


















Users Today : 1337
Total Users : 1499504
Views Today : 3098
Total views : 6916971