InfoBenua.Com
  • Home
  • Redaksi
  • INFO PRODUK
  • Blog
  • Infografis
  • Video
  • KODE ETIK PERUSAHAAN PERS
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
No Result
View All Result
InfoBenua.Com
  • Home
  • Redaksi
  • INFO PRODUK
  • Blog
  • Infografis
  • Video
  • KODE ETIK PERUSAHAAN PERS
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
No Result
View All Result
No Result
View All Result

Pesawat Hujan Buatan Belum Mengudara, Samarinda Masih Minim Awan

by Eka Mandiri
Selasa, 15 September 2026, 19:52
in Berita, Kaltim, Samarinda
Bagikan

Ket Foto: Pesawat BNPB yang telah bersiaga di Bandara APT Pranoto.

Infobenua.com Samarinda – Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk membantu penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Timur belum dapat dijalankan secara optimal. Hingga Selasa (15/9/2026), kondisi cuaca di Samarinda masih didominasi langit cerah dengan pertumbuhan awan yang belum memenuhi syarat untuk dilakukan penyemaian.

Tim OMC BNPB yang telah bersiaga di Bandara APT Pranoto masih terus memantau perkembangan atmosfer sambil menunggu munculnya awan potensial yang dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan curah hujan.

Koordinator Lapangan OMC BNPB, Abdul Arsyad, mengatakan peluang pertumbuhan awan sebenarnya masih diperkirakan terjadi dalam beberapa hari ke depan. Berdasarkan prakiraan BMKG, potensi tersebut terutama muncul di wilayah Kalimantan Timur bagian timur pada periode 15 hingga 19 September.

“Masih ada peluang pertumbuhan awan, terutama pada siang hingga sore hari. Namun tidak semua awan bisa langsung digunakan untuk operasi modifikasi cuaca,” ujarnya saat ditemui di Stasiun BMKG Kelas II APT Pranoto Samarinda.

Menurutnya, karakteristik awan pada musim kemarau berbeda dibanding saat musim hujan. Kandungan uap air yang relatif lebih sedikit membuat hujan yang terbentuk secara alami cenderung berintensitas rendah. Karena itu, tim harus memastikan awan yang tersedia memiliki potensi untuk dioptimalkan melalui penyemaian.

Ia menjelaskan hasil pemantauan terbaru menunjukkan adanya pertumbuhan awan di beberapa wilayah Kaltim bagian timur dan utara, termasuk Kutai Timur. Namun, formasi awan yang muncul masih tergolong rendah sehingga belum layak menjadi target operasi.

“Kami melihat sudah ada pertumbuhan awan di beberapa lokasi, tetapi masih minim dan belum memenuhi kriteria untuk dilakukan penyemaian,” katanya.

Sementara itu, kondisi di Samarinda dinilai belum mendukung pelaksanaan OMC. Langit yang relatif cerah membuat pesawat belum memiliki sasaran yang bisa diintervensi. Meski demikian, tim tetap siaga penuh karena operasi dapat dilakukan kapan saja apabila potensi awan yang sesuai terdeteksi.

Abdul menegaskan penerbangan tidak terbatas pada waktu tertentu. Baik siang maupun malam hari, pesawat dapat diterbangkan selama hasil pemantauan menunjukkan adanya awan yang berpotensi menghasilkan hujan.

Untuk mendukung operasi, BNPB telah menyiagakan satu unit pesawat Cessna Caravan 208B registrasi PK-SNL. Armada tersebut memiliki kemampuan menjangkau berbagai wilayah di Kalimantan Timur dengan waktu tempuh sekitar satu jam menuju area sasaran.

Selain pesawat, tim juga telah menyiapkan sekitar enam ton natrium klorida (NaCl) sebagai bahan semai. Dalam satu kali penerbangan, pesawat dapat membawa hingga satu ton bahan untuk disebarkan ke awan yang memenuhi syarat.

“Persediaan bahan semai sudah tersedia dan siap digunakan sewaktu-waktu jika kondisi atmosfer memungkinkan,” jelasnya.

Ia menambahkan jalur penerbangan nantinya akan ditentukan berdasarkan hasil pemantauan cuaca terkini. Tim akan menyesuaikan lokasi penyemaian dengan pertumbuhan awan yang terdeteksi oleh BMKG agar operasi dapat berjalan efektif.

Dengan kondisi cuaca yang masih dinamis, tim OMC bersama BMKG terus melakukan pemantauan intensif. Upaya tersebut diharapkan dapat membantu menghadirkan hujan untuk menekan risiko meluasnya karhutla yang masih terjadi di sejumlah wilayah Kalimantan Timur.

Penulis Nisnun Editor Eka Mandiri

  • Trending
  • Comments
  • Latest

Warga Muara Badak Resahkan Rehabilitasi Jembatan Sambera yang Dinilai Tak Sesuai Spesifikasi

Kamis, 24 Februari 2022, 21:32
Tambang Diduga Koridor di Siluq Ngurai , Minta Aparat Eksekusi

Tambang Diduga Koridor di Siluq Ngurai , Minta Aparat Eksekusi

Kamis, 9 Juni 2022, 23:48
H. Sigit Alfian Nahkodai SIJAKA di Kota Bontang Berikut Harapannya

H. Sigit Alfian Nahkodai SIJAKA di Kota Bontang Berikut Harapannya

Jumat, 1 April 2022, 10:02
Persiapan Pelantikan KMB Kaltim 2022, KMB Kaltim akan Meningkatkan Eksistensi, Gerakan, Elektabilitas Organisasi, Serta Mampu Mengabdi untuk Masyarakat

Persiapan Pelantikan KMB Kaltim 2022, KMB Kaltim akan Meningkatkan Eksistensi, Gerakan, Elektabilitas Organisasi, Serta Mampu Mengabdi untuk Masyarakat

Rabu, 9 Maret 2022, 22:17
Danlanud Dhomber Balikpapan Dedy Susanto Pamitan, Kepada Anggota DPRD Balikpapan

Danlanud Dhomber Balikpapan Dedy Susanto Pamitan, Kepada Anggota DPRD Balikpapan

0
Ketua DPRD Balikpapan Belum Terima Nama Dari Fraksi Untuk Perubahan AKD

Ketua DPRD Balikpapan Belum Terima Nama Dari Fraksi Untuk Perubahan AKD

0
DPRD Balikpapan Akan Melakukan Perombakan AKD

DPRD Balikpapan Akan Melakukan Perombakan AKD

0
HUT Kota Samarinda ke-354 dan HUT Pemkot Samarinda ke-62, Pemkot Melakukan Penghijauan di sungai Karang mumus

HUT Kota Samarinda ke-354 dan HUT Pemkot Samarinda ke-62, Pemkot Melakukan Penghijauan di sungai Karang mumus

0
Menteri Pertanian Ungkap 25 Merek Beras Fortifikasi Diduga Tak Sesuai Standar

Menteri Pertanian Ungkap 25 Merek Beras Fortifikasi Diduga Tak Sesuai Standar

Selasa, 15 September 2026, 20:59
KPK Tetapkan 8 Tersangka dalam OTT Kasus Dugaan Korupsi HGB di Bogor

KPK Tetapkan 8 Tersangka dalam OTT Kasus Dugaan Korupsi HGB di Bogor

Selasa, 15 September 2026, 20:40
Tinjau Lahan Ketahanan Pangan Rutan Tanjung Pura Sambut Baik Kunjungan Kepala Bidang Pembimbingan Kemasyarakatan Kanwil Ditjenpas Sumut

Tinjau Lahan Ketahanan Pangan Rutan Tanjung Pura Sambut Baik Kunjungan Kepala Bidang Pembimbingan Kemasyarakatan Kanwil Ditjenpas Sumut

Selasa, 15 September 2026, 20:04
Korea Utara Pamer Latihan Tembak Langsung, Klaim Daya Hancur Senjata Sangat Besar

Korea Utara Pamer Latihan Tembak Langsung, Klaim Daya Hancur Senjata Sangat Besar

Selasa, 15 September 2026, 19:59

Infobenua.com TVChannel

Statistik Pengunjung

1482694
Users Today : 778
Total Users : 1482694
Views Today : 1580
Total views : 6882961
  • Home
  • Redaksi
  • INFO PRODUK
  • Blog
  • Infografis
  • Video
  • KODE ETIK PERUSAHAAN PERS
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami

Copyright © 2017-2025 InfoBenua.com