InfoBenua.Com
  • Home
  • Redaksi
  • INFO PRODUK
  • Blog
  • Infografis
  • Video
  • KODE ETIK PERUSAHAAN PERS
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
No Result
View All Result
InfoBenua.Com
  • Home
  • Redaksi
  • INFO PRODUK
  • Blog
  • Infografis
  • Video
  • KODE ETIK PERUSAHAAN PERS
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
No Result
View All Result
No Result
View All Result

Air Baku Menyusut 360 Liter per Detik, Pelayanan PTMB Balikpapan Terganggu

by Irwan Balikpapan
Senin, 7 September 2026, 13:56
in Balikpapan
Bagikan

PTMB mengurangi pengambilan air baku dari Waduk Manggar dan Teritip sebesar 360 liter per detik akibat kemarau dan El Nino.

BALIKPAPAN — Perumda Tirta Manuntung Balikpapan (PTMB) mengungkapkan adanya penurunan produksi air bersih akibat berkurangnya pasokan air baku di tengah kondisi kemarau dan fenomena El Nino.

Penurunan pengambilan air baku tersebut mengikuti instruksi Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan IV di Samarinda yang meminta PTMB mengurangi pengambilan air dari Waduk Manggar dan Waduk Teritip mulai 1 September 2026.

Direktur Teknik PTMB M Khoirudin mengatakan, pengambilan air baku dari Waduk Manggar yang sebelumnya mencapai 1.150 liter per detik kini dibatasi menjadi 900 liter per detik.

“Jadi ada turun sekitar 250 liter per detik di Waduk Manggar,” kata Khoirudin dalam konferensi pers di lobi Balai Kota Balikpapan, Senin (7/9/2026).

Sementara itu, pengambilan air baku dari Waduk Teritip juga dikurangi dari sekitar 220 liter per detik menjadi 110 liter per detik.

Dengan demikian, total pengurangan pengambilan air baku dari kedua waduk mencapai sekitar 360 liter per detik.

Menurut Khoirudin, kondisi tersebut berdampak langsung terhadap jam pelayanan air bersih kepada masyarakat.

Berdasarkan analisis PTMB, sekitar 38.000 sambungan rumah (SR) berpotensi mengalami pengurangan jam pelayanan.

Namun, ia menegaskan kondisi tersebut bukan berarti pelanggan tidak mendapatkan air sama sekali.

“Ini bukan berarti mati sama sekali. Tapi jam pelayanannya berkurang. Yang mungkin awalnya bisa 24 jam bisa turun dari kurang dari 24 jam,” ujarnya.

Warga diminta siapkan tampungan air

Khoirudin mengimbau masyarakat tidak panik dan mulai menyiapkan tempat penampungan air untuk kebutuhan beberapa hari.

Menurut dia, PTMB akan berupaya membagi pasokan air secara merata agar pelayanan tetap dapat diberikan kepada masyarakat di tengah keterbatasan air baku.

“Kami juga mengimbau kepada masyarakat untuk bisa menyiapkan tampungan air, sehingga pada saat air mengalir bisa mengisi tampungan,” katanya.

PTMB juga menyiapkan sejumlah langkah mitigasi untuk mengurangi dampak penurunan produksi air.

Salah satunya dengan menyediakan terminal tangki air di tiga wilayah, yakni Balikpapan Barat, Balikpapan Selatan, dan Balikpapan Utara.

Terminal tangki di Balikpapan Selatan yang berada di Jalan MT Haryono, di depan kantor Dukcapil, akan dimaksimalkan untuk melayani kebutuhan masyarakat Balikpapan Selatan dan Balikpapan Timur.

Hal itu dilakukan karena Balikpapan Timur menjadi salah satu wilayah yang cukup kritis setelah kapasitas pengambilan air mengalami penurunan hingga sekitar 50 persen.

Sementara terminal tangki di Balikpapan Utara akan melayani sebagian wilayah Balikpapan Utara dan Balikpapan Tengah.

Adapun terminal di Balikpapan Barat akan difokuskan untuk melayani kebutuhan masyarakat di wilayah tersebut.

Dua instalasi pengolahan air terdampak

Direktur Operasional PTMB Ir Ali Rachman AS mengatakan, dari sembilan instalasi pengolahan air (IPA) yang dimiliki PTMB, terdapat dua IPA yang mengalami gangguan cukup signifikan.

Kedua IPA tersebut berada di Teritip dan Kilometer 12.

“Yang pertama yang di Teritip, IPA Teritip yang biasanya kapasitas 200 liter per detik atau sampai 220, sekarang menurun menjadi 100 sampai 110 liter per detik,” ujar Ali.

Sementara itu, IPA Kilometer 12 yang biasanya mampu memproduksi sekitar 80 hingga 100 liter per detik kini mengalami penghentian operasional.

“Sekarang mati total dan hanya bisa mungkin akan beroperasi di sore atau di malam hari saja,” katanya.

Akibat kondisi tersebut, pelanggan yang mendapat pelayanan dari dua IPA tersebut diperkirakan tidak akan memperoleh pasokan air selama 24 jam seperti kondisi normal.

“Untuk pelayanan di dua IPA tersebut, mohon maaf kami hanya bisa melayani mungkin tidak bisa maksimal 24 jam tapi akan mendapatkan air mungkin di bawah 12 jam,” ujar Ali.

Meski demikian, PTMB memastikan pelanggan tetap akan mendapatkan pasokan air, meskipun jam pelayanan belum optimal.

Untuk tujuh IPA lainnya, pelayanan disebut masih berjalan seperti biasa.

Siapkan 17 truk tangki

Sebagai solusi jangka pendek, PTMB juga menyiapkan 17 unit truk tangki untuk mendistribusikan air kepada masyarakat melalui sistem non-perpipaan.

Setiap truk memiliki kapasitas 5.000 liter atau 5 meter kubik dan dalam kondisi tertentu dapat melakukan hingga lima kali pengantaran dalam sehari.

Namun, tingginya permintaan membuat tidak seluruh permintaan masyarakat dapat langsung dilayani.

“Kalau sehari satu unit itu bisa sampai lima rit. Karena memang titik antarannya bervariasi,” kata Ali.

Untuk pelanggan PTMB, tarif air tangki mengacu pada Peraturan Wali Kota tahun 2014, yakni Rp50.000 untuk satu tangki.

Namun, biaya sebenarnya yang harus dikeluarkan PTMB untuk pengantaran mencapai sekitar Rp250.000 per tangki.

Dengan demikian, PTMB memberikan subsidi sekitar Rp200.000 untuk setiap pengiriman kepada pelanggan.

“Ini sebagai tanggung jawab Perumda bisa memberikan air kepada masyarakat Kota Balikpapan yang statusnya sebagai pelanggan,” ujarnya.

Kemarau diprediksi berlangsung hingga Oktober

PTMB mengatakan kondisi kemarau diperkirakan masih berlangsung hingga Oktober 2026.

Informasi tersebut diperoleh dalam rapat terakhir bersama Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) pada Jumat (4/9/2026).

Khoirudin mengatakan kondisi tersebut membuat PTMB harus melakukan mitigasi selama dua bulan ke depan, termasuk dengan memperkuat distribusi air melalui truk tangki.

“Harapannya kita bisa menjaga konsumsi air ini jangan terlalu berlebihan. Jadi bijaksana menggunakan air sehingga sampai dengan Oktober nanti kita masih punya air yang cukup untuk bisa digunakan untuk proses di rumah tangga,” katanya.

PTMB juga masih menunggu surat keterangan kondisi darurat dari Wali Kota Balikpapan.

Surat tersebut diharapkan dapat menjadi dasar bagi PTMB untuk melakukan mitigasi risiko secara lebih masif dengan dukungan Pemerintah Kota Balikpapan.

“Kami per hari ini menunggu surat keterangan kondisi darurat dari Pak Wali. Sehingga kami bisa melakukan mitigasi risiko yang lebih masif lagi,” kata Khoirudin.

PTMB mengingatkan masyarakat untuk menggunakan air secara bijak dan tidak melakukan konsumsi berlebihan selama kondisi kemarau dan El Nino masih berlangsung.

Penulis: Irwanto. S

  • Trending
  • Comments
  • Latest

Warga Muara Badak Resahkan Rehabilitasi Jembatan Sambera yang Dinilai Tak Sesuai Spesifikasi

Kamis, 24 Februari 2022, 21:32
Tambang Diduga Koridor di Siluq Ngurai , Minta Aparat Eksekusi

Tambang Diduga Koridor di Siluq Ngurai , Minta Aparat Eksekusi

Kamis, 9 Juni 2022, 23:48
H. Sigit Alfian Nahkodai SIJAKA di Kota Bontang Berikut Harapannya

H. Sigit Alfian Nahkodai SIJAKA di Kota Bontang Berikut Harapannya

Jumat, 1 April 2022, 10:02
Persiapan Pelantikan KMB Kaltim 2022, KMB Kaltim akan Meningkatkan Eksistensi, Gerakan, Elektabilitas Organisasi, Serta Mampu Mengabdi untuk Masyarakat

Persiapan Pelantikan KMB Kaltim 2022, KMB Kaltim akan Meningkatkan Eksistensi, Gerakan, Elektabilitas Organisasi, Serta Mampu Mengabdi untuk Masyarakat

Rabu, 9 Maret 2022, 22:17
Danlanud Dhomber Balikpapan Dedy Susanto Pamitan, Kepada Anggota DPRD Balikpapan

Danlanud Dhomber Balikpapan Dedy Susanto Pamitan, Kepada Anggota DPRD Balikpapan

0
Ketua DPRD Balikpapan Belum Terima Nama Dari Fraksi Untuk Perubahan AKD

Ketua DPRD Balikpapan Belum Terima Nama Dari Fraksi Untuk Perubahan AKD

0
DPRD Balikpapan Akan Melakukan Perombakan AKD

DPRD Balikpapan Akan Melakukan Perombakan AKD

0
HUT Kota Samarinda ke-354 dan HUT Pemkot Samarinda ke-62, Pemkot Melakukan Penghijauan di sungai Karang mumus

HUT Kota Samarinda ke-354 dan HUT Pemkot Samarinda ke-62, Pemkot Melakukan Penghijauan di sungai Karang mumus

0
Air Baku Menyusut 360 Liter per Detik, Pelayanan PTMB Balikpapan Terganggu

Air Baku Menyusut 360 Liter per Detik, Pelayanan PTMB Balikpapan Terganggu

Senin, 7 September 2026, 13:56
Menteri ATR/Kepala BPN: Transformasi Organisasi dan Layanan Pertanahan Harus Bermuara pada Kepastian bagi Masyarakat

Menteri ATR/Kepala BPN: Transformasi Organisasi dan Layanan Pertanahan Harus Bermuara pada Kepastian bagi Masyarakat

Minggu, 6 September 2026, 20:19
Membacakan Buku di YouTube, Bolehkah?

Membacakan Buku di YouTube, Bolehkah?

Minggu, 6 September 2026, 17:42
Satgas Gabungan Kutai Barat Padamkan 2 Hektar Kebakaran Lahan di Melak

Satgas Gabungan Kutai Barat Padamkan 2 Hektar Kebakaran Lahan di Melak

Minggu, 6 September 2026, 15:45

Infobenua.com TVChannel

Statistik Pengunjung

1468298
Users Today : 466
Total Users : 1468298
Views Today : 1049
Total views : 6853702
  • Home
  • Redaksi
  • INFO PRODUK
  • Blog
  • Infografis
  • Video
  • KODE ETIK PERUSAHAAN PERS
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami

Copyright © 2017-2025 InfoBenua.com