InfoBenua.Com
  • Home
  • Redaksi
  • INFO PRODUK
  • Blog
  • Infografis
  • Video
  • KODE ETIK PERUSAHAAN PERS
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
No Result
View All Result
InfoBenua.Com
  • Home
  • Redaksi
  • INFO PRODUK
  • Blog
  • Infografis
  • Video
  • KODE ETIK PERUSAHAAN PERS
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
No Result
View All Result
No Result
View All Result

Bundeswehr Manfaatkan Gamescom untuk Menjaring Generasi Muda Jerman

by Hery Kuswoyo
Rabu, 2 September 2026, 23:02
in Internasional
Caracal jadi objek foto populer di stan Bundeswehr, Gamescom

Caracal jadi objek foto populer di stan Bundeswehr, Gamescom

Bagikan

INFOBENUA.COM, KÖLN — Pameran gim terbesar dunia, Gamescom, tidak hanya menjadi ajang bagi perusahaan teknologi dan pengembang video game. Di tengah kerumunan pemain gim berusia muda, Angkatan Bersenjata Jerman atau Bundeswehr turut membuka stan untuk memperkenalkan profesi militer dan menarik calon personel baru.

Gamescom berlangsung di Köln pada 26–30 Agustus 2026. Tahun lalu, sekitar dua pertiga pengunjung dari kalangan non-industri merupakan laki-laki, sementara lebih dari 40 persen di antaranya berusia 16–25 tahun. Kelompok demografis tersebut menjadi salah satu sasaran utama Bundeswehr yang sedang berupaya memperbesar jumlah personelnya.

Bundeswehr menargetkan jumlah prajurit aktif mencapai 260.000 orang pada 2035. Pemerintah Jerman juga telah mengalokasikan ratusan miliar euro untuk modernisasi pertahanan, seiring meningkatnya perhatian terhadap keamanan di tengah perubahan situasi geopolitik global.

Kehadiran Bundeswehr di Gamescom bukan hal baru. Angkatan bersenjata Jerman pertama kali membuka stan pada 2016 dan sejak itu terus mengikuti pameran tersebut setiap tahun.

Salah satu fasilitas yang menarik perhatian pengunjung tahun ini adalah kendaraan off-road Caracal berwarna hijau zaitun. Di dekatnya terdapat perangkat milik Pusat Operasi Siber Bundeswehr yang digunakan, antara lain, untuk memperkenalkan pekerjaan di bidang pertahanan siber.

Pengunjung juga diberi kesempatan mengikuti simulasi peretasan dengan pengawasan personel militer. Fasilitas virtual reality (VR) memungkinkan mereka melihat gambaran pekerjaan prajurit di kapal perang. Sejumlah profesi lain, seperti pilot, teknisi pesawat, dan pengawas lalu lintas udara, diperkenalkan melalui pengalaman tiga dimensi.

Bundeswehr juga menghadirkan personel dari satuan khusus yang memiliki pengalaman bertugas di medan pegunungan. Mereka mengajak pengunjung menguji kemampuan fisik melalui fasilitas seperti palang pull-up.

Pendekatan tersebut dilakukan dalam suasana yang relatif santai. Para prajurit berbicara dengan pengunjung dan menjelaskan pekerjaan mereka kepada orang-orang yang sebagian besar datang ke Gamescom untuk bermain gim, bertemu teman, dan menikmati hiburan.

Sebuah survei representatif yang dilakukan asosiasi digital Jerman Bitkom menunjukkan bahwa sekitar satu dari lima responden meyakini video game dapat mengembangkan kemampuan yang berguna dalam situasi perang, termasuk kecepatan reaksi dan kemampuan memecahkan masalah.

Namun, Bundeswehr menekankan bahwa keterampilan bermain gim tidak dapat disamakan dengan kemampuan menjadi prajurit.

“Kami membutuhkan orang-orang yang terbiasa dengan teknologi,” kata Letnan Jenderal Robert Sieger, Presiden Kantor Federal untuk manajemen personel Bundeswehr, kepada DW. “Yang tidak kami inginkan adalah orang-orang yang mengira kami sedang bermain game first-person shooter atau semacam permainan tembak-menembak. Itu tidak menggambarkan situasi serius yang ada. Perang bukanlah permainan. Sebagai seorang prajurit dan jenderal, penting bagi saya agar orang-orang paham apa yang kami lakukan itu serius.”

Menurut Sieger, perekrutan bukan satu-satunya tujuan Bundeswehr hadir di pameran tersebut. Ia mengatakan kesempatan itu juga digunakan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai militer serta berbagai pilihan karier yang tersedia.

“Kami adalah bagian tak terpisahkan dari jaring pengaman negara ini. Kami harus hadir di sini dan menunjukkan apa artinya memperjuangkan kebebasan negara kami, baik sebagai prajurit maupun warga sipil,” tegas Sieger.

Bundeswehr menempati Area Pekerjaan bersama sejumlah institusi dan perusahaan lain, termasuk Kepolisian Federal Jerman, jaringan supermarket Edeka, serta perusahaan perangkat lunak DATEV.

Kritik terhadap kehadiran militer

Meski demikian, kehadiran militer di tengah pameran yang identik dengan hiburan dan video game menuai keberatan dari kelompok perdamaian di Jerman. United War Resisters mengkritik keberadaan Bundeswehr di Gamescom, sekaligus mempertanyakan kehadiran stan badan intelijen luar negeri Jerman dan perusahaan pertahanan seperti Airbus serta Rheinmetall.

Aktivis perdamaian Marius Pletsch menilai Bundeswehr menggunakan pendekatan yang dirancang untuk menarik perhatian pemain gim dan berpotensi memberikan gambaran yang tidak utuh mengenai kehidupan sebagai prajurit.

“Kami menilai itu salah jika menarik kaum muda ke stan dan mengandalkan hasrat petualangan yang mereka miliki. Kami tidak setuju jika Bundeswehr ikut serta dalam pameran dagang yang fokus utamanya ada pada video game dan hiburan, semata demi meningkatkan jumlah personelnya,” kata Pletsch kepada DW.

Kelompok tersebut berencana membuka stan di luar kompleks pameran selama dua hari sebagai bentuk penolakan terhadap dinas militer berdasarkan pertimbangan hati nurani.

“Menjadi tentara bukanlah pekerjaan biasa,” kata inisiatif perdamaian tersebut dalam sebuah pernyataan.

Sieger menggunakan ungkapan yang hampir sama ketika menjelaskan konsekuensi profesi militer, tetapi menekankan tanggung jawab yang menyertainya.

“Menjadi tentara bukanlah pekerjaan seperti yang lain. Kami mempertaruhkan nyawa demi keamanan rakyat kami.”

Perbedaan pandangan tersebut terlihat jelas dalam kesimpulan kedua pihak. Kelompok perdamaian menilai dunia militer tidak seharusnya berada di ruang yang berorientasi pada hiburan dan anak muda. Sebaliknya, Sieger mengatakan Bundeswehr justru harus menjadi bagian dari kehidupan masyarakat.

“Akan sangat lalai jika sebuah organisasi yang bertanggung jawab atas keamanan negara kita terpisah dari masyarakat,” katanya. “Sebagai bagian yang tak terpisahkan dari masyarakat dan pemberi kerja modern, tentu kami memiliki tempat yang semestinya di sini di Area Pekerjaan, sama seperti yang telah kami lakukan selama beberapa tahun terakhir.”

Pengunjung terbelah

Respons pengunjung Gamescom terhadap kehadiran Bundeswehr juga beragam. Dennis, mahasiswa ilmu komputer berusia 22 tahun, mengatakan dirinya tidak tertarik bekerja untuk militer meskipun mengakui Bundeswehr memiliki posisi sebagai pemberi kerja yang menarik.

“Secara moral dipertanyakan, tapi (mereka) pemberi kerja yang baik,” kata Dennis, seorang mahasiswa ilmu komputer berusia 22 tahun, ia mengatakan Bundeswehr bukan untuknya.

Sementara itu, Dominik, 26 tahun, memberikan penilaian berbeda. Ia mengaku menikmati kesempatan berbicara langsung dengan personel militer dan bahkan mempertimbangkan pekerjaan di bidang pertahanan siber.

“Anda bisa berbincang dengan sangat menarik dengan mereka. Mereka semua baik,” jelasnya.

Bagi Bundeswehr, kehadiran di Gamescom menjadi bagian dari strategi untuk menjangkau kelompok muda yang akrab dengan teknologi dan memperkenalkan pilihan karier militer maupun sipil. Namun, langkah tersebut sekaligus memperlihatkan perdebatan yang lebih luas di Jerman mengenai batas antara perekrutan personel, promosi karier, dan penggunaan ruang hiburan untuk memperkenalkan profesi militer kepada generasi muda. (*)

  • Trending
  • Comments
  • Latest

Warga Muara Badak Resahkan Rehabilitasi Jembatan Sambera yang Dinilai Tak Sesuai Spesifikasi

Kamis, 24 Februari 2022, 21:32
Tambang Diduga Koridor di Siluq Ngurai , Minta Aparat Eksekusi

Tambang Diduga Koridor di Siluq Ngurai , Minta Aparat Eksekusi

Kamis, 9 Juni 2022, 23:48
H. Sigit Alfian Nahkodai SIJAKA di Kota Bontang Berikut Harapannya

H. Sigit Alfian Nahkodai SIJAKA di Kota Bontang Berikut Harapannya

Jumat, 1 April 2022, 10:02
Persiapan Pelantikan KMB Kaltim 2022, KMB Kaltim akan Meningkatkan Eksistensi, Gerakan, Elektabilitas Organisasi, Serta Mampu Mengabdi untuk Masyarakat

Persiapan Pelantikan KMB Kaltim 2022, KMB Kaltim akan Meningkatkan Eksistensi, Gerakan, Elektabilitas Organisasi, Serta Mampu Mengabdi untuk Masyarakat

Rabu, 9 Maret 2022, 22:17
Danlanud Dhomber Balikpapan Dedy Susanto Pamitan, Kepada Anggota DPRD Balikpapan

Danlanud Dhomber Balikpapan Dedy Susanto Pamitan, Kepada Anggota DPRD Balikpapan

0
Ketua DPRD Balikpapan Belum Terima Nama Dari Fraksi Untuk Perubahan AKD

Ketua DPRD Balikpapan Belum Terima Nama Dari Fraksi Untuk Perubahan AKD

0
DPRD Balikpapan Akan Melakukan Perombakan AKD

DPRD Balikpapan Akan Melakukan Perombakan AKD

0
HUT Kota Samarinda ke-354 dan HUT Pemkot Samarinda ke-62, Pemkot Melakukan Penghijauan di sungai Karang mumus

HUT Kota Samarinda ke-354 dan HUT Pemkot Samarinda ke-62, Pemkot Melakukan Penghijauan di sungai Karang mumus

0
Bundeswehr Manfaatkan Gamescom untuk Menjaring Generasi Muda Jerman

Bundeswehr Manfaatkan Gamescom untuk Menjaring Generasi Muda Jerman

Rabu, 2 September 2026, 23:02
Perusahaan AS Ambil Alih Ladang Minyak Venezuela yang Sebelumnya Dikelola Cina dan Rusia

Perusahaan AS Ambil Alih Ladang Minyak Venezuela yang Sebelumnya Dikelola Cina dan Rusia

Rabu, 2 September 2026, 22:47
Teripang Jadi Komoditas Perdagangan Gelap Bernilai Rp3,5 Triliun per Tahun

Teripang Jadi Komoditas Perdagangan Gelap Bernilai Rp3,5 Triliun per Tahun

Rabu, 2 September 2026, 22:35
Joshua Wong Mengaku Bersalah atas Tuduhan Kolusi dengan Pihak Asing

Joshua Wong Mengaku Bersalah atas Tuduhan Kolusi dengan Pihak Asing

Rabu, 2 September 2026, 22:25

Infobenua.com TVChannel

Statistik Pengunjung

1461517
Users Today : 1035
Total Users : 1461517
Views Today : 2604
Total views : 6838375
  • Home
  • Redaksi
  • INFO PRODUK
  • Blog
  • Infografis
  • Video
  • KODE ETIK PERUSAHAAN PERS
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami

Copyright © 2017-2025 InfoBenua.com