Foto : Basement Pasar Pagi sebagai lokasi parkir.
Infobenua.com, Samarinda – Pengunjung Teras Samarinda tahap 2 nantinya diarahkan menggunakan basement Pasar Pagi sebagai lokasi parkir.
Kebijakan ini disiapkan Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda untuk mengantisipasi keterbatasan lahan parkir sekaligus mencegah kendaraan berhenti sembarangan di sekitar kawasan ruang publik tersebut.
Wali Kota Samarinda Andi Harun mengatakan, kapasitas parkir di sekitar Teras Samarinda belum mencukupi apabila seluruh pengunjung membawa kendaraan pribadi.
Karena itu, pemerintah mempertimbangkan pengaturan ulang akses kendaraan, termasuk kemungkinan penyambungan pagar di depan Pasar Pagi.
Menurut Andi, langkah tersebut diperlukan agar kendaraan tidak memanfaatkan badan jalan maupun area median sebagai tempat parkir.
“Kita proyeksikan kalau tidak memakai pagar median jalan, kemungkinan ada potensi orang parkir di sekitar median jalan. Memang parkirnya kalau di sini (kawasan depan Teras Samarinda tahap 2) tidak cukup kapasitas ruang parkirnya,” kata Andi Harun.
Dengan skema tersebut, kendaraan pengunjung akan ditempatkan di basement Pasar Pagi. Setelah memarkir kendaraan, masyarakat dapat melanjutkan perjalanan menuju Teras Samarinda dengan berjalan kaki.
Andi Harun menyadari pola ini kemungkinan tidak langsung diterima seluruh masyarakat. Pasalnya, pengunjung harus berjalan dari lokasi parkir menuju kawasan Teras Samarinda.
Namun, ia menilai aktivitas berjalan kaki justru menjadi bagian dari konsep ruang publik dan rekreasi perkotaan.
“Rekreasi itu butuh gerakan fisik sambil berjalan,” ujarnya.
Ia juga membandingkan konsep tersebut dengan sejumlah destinasi wisata di luar negeri yang tidak menyediakan area parkir tepat di depan lokasi utama. Kendaraan biasanya berhenti di titik tertentu, sedangkan pengunjung melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki.
Harapannya, Teras Samarinda ke depan tidak hanya menjadi tempat berkumpul masyarakat, tetapi juga berkembang sebagai salah satu tujuan rekreasi kota yang dapat dinikmati masyarakat tanpa harus mengeluarkan biaya besar.
“Tidak perlu lagi jauh-jauh, kita bisa berwisata kota dengan budget yang sangat terjangkau,” tandasnya.
Penulis : Nurfa | Editor: Redaksi


















Users Today : 239
Total Users : 1446132
Views Today : 641
Total views : 6786096