InfoBenua.Com
  • Home
  • Redaksi
  • INFO PRODUK
  • Blog
  • Infografis
  • Video
  • KODE ETIK PERUSAHAAN PERS
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
No Result
View All Result
InfoBenua.Com
  • Home
  • Redaksi
  • INFO PRODUK
  • Blog
  • Infografis
  • Video
  • KODE ETIK PERUSAHAAN PERS
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
No Result
View All Result
No Result
View All Result

Asap Karhutla Kalimantan Ganggu Malaysia, 108 Sekolah di Sarawak Ditutup

by Hery Kuswoyo
Jumat, 21 Agustus 2026, 21:47
in Internasional
Bagikan

Infobenua.com, Kuching — Kabut asap yang berasal dari kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan mulai berdampak terhadap kualitas udara di negara tetangga. Di Sarawak, Malaysia, sebanyak 108 sekolah ditutup sementara setelah kualitas udara di sejumlah wilayah mencapai tingkat yang tidak sehat.

Dilansir Bernama, Kamis (20/08), Komite Manajemen Bencana Negara Bagian Sarawak (JPBN) menyebut penutupan sekolah dilakukan di wilayah Serian setelah Indeks Pencemaran Udara (API) melampaui ambang batas yang ditetapkan.

Kegiatan belajar kemudian dialihkan ke Pembelajaran dan Pengajaran Berbasis Rumah (PdPR) agar proses pendidikan tetap berlangsung tanpa meningkatkan paparan siswa terhadap polusi udara.

JPBN Sarawak mengatakan penutupan sekolah mengikuti ketentuan dalam Rencana Aksi Kabut Nasional.

“Berdasarkan Rencana Aksi Kabut Nasional, yang berada di bawah yurisdiksi direktur Departemen Pendidikan Negara Bagian Sarawak, sekolah, taman kanak-kanak, dan tempat penitipan anak akan segera ditutup begitu API mencapai 200,” kata JPBN Sarawak dalam sebuah pernyataannya.

Dalam sistem penilaian API Malaysia, angka 0-50 menunjukkan kualitas udara baik, 51-100 berada pada kategori sedang, 101-200 tidak sehat, 201-300 sangat tidak sehat, sedangkan angka di atas 300 masuk kategori berbahaya.

JPBN Sarawak mengatakan kualitas udara di wilayah tersebut menunjukkan kecenderungan memburuk sejak awal Agustus.

“Hingga pukul 4 sore hari ini, dua wilayah mencatat pembacaan API dalam kategori sangat tidak sehat, yaitu 212 di Tebedu dan 202 di Serian, sementara 11 wilayah berada dalam kategori tidak sehat, yaitu Kuching, Samarahan, Sri Aman, Sarikei, Sibu, Bintulu, Samalaju, Miri, Lundu, Lubok Antu, dan Lawas,” katanya.

Pemerintah Sarawak meminta masyarakat mengurangi kegiatan di luar ruangan, khususnya ketika kualitas udara berada pada kategori tidak sehat atau lebih buruk.

“Kelompok berisiko tinggi, termasuk anak-anak, lansia, ibu hamil, dan individu dengan masalah pernapasan atau jantung, harus membatasi paparan mereka terhadap udara yang tercemar,” ujarnya.

Hotspot Kalimantan capai 1.487 titik

Di Indonesia, pemerintah masih memantau peningkatan jumlah titik panas di Kalimantan selama periode musim kemarau. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyebut Kalimantan Tengah menjadi wilayah dengan konsentrasi hotspot tertinggi.

Plt. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton SP Panjaitan mengatakan pemantauan menggunakan Satelit NOAA-20 hingga Kamis (20/08) menunjukkan terdapat 1.487 titik panas yang tersebar di lima provinsi di Kalimantan.

“Jumlah tersebut tersebar dengan konsentrasi tertinggi berada di Kalimantan Tengah sebanyak 767 titik, disusul Kalimantan Barat 560 titik. Sementara itu, Kalimantan Selatan dan Kalimantan Timur masing-masing terpantau 74 titik, sedangkan Kalimantan Utara sebanyak 3 titik,” kata Berton dalam keterangannya, Kamis (20/08).

Data tersebut menunjukkan Kalimantan Tengah dan Kalimantan Barat menyumbang sebagian besar titik panas yang terdeteksi. Pemerintah kemudian memperkuat koordinasi lintas sektor untuk mengantisipasi kemungkinan meluasnya kebakaran.

BNPB bersama pemerintah daerah terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan hotspot, memetakan wilayah yang memiliki tingkat kerawanan tinggi, serta berkoordinasi dalam menentukan langkah penanganan sesuai kondisi lapangan.

Pemerintah perkuat kesiapsiagaan

BNPB meminta pemerintah daerah dan masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman bencana hidrometeorologi selama musim kemarau, terutama kebakaran hutan dan lahan.

Pemerintah daerah diminta memperkuat sistem kesiapsiagaan dan pemantauan, termasuk meningkatkan kemampuan deteksi dini serta memastikan ketersediaan peralatan dan infrastruktur yang dibutuhkan untuk menangani kebakaran.

Masyarakat juga diminta tidak melakukan pembakaran di wilayah yang memiliki potensi tinggi mengalami kebakaran. Setiap kejadian kebakaran yang ditemukan di lapangan diharapkan segera dilaporkan kepada otoritas setempat agar penanganan dapat dilakukan secepat mungkin.

Dampak kabut asap yang telah mencapai Sarawak menunjukkan bahwa karhutla di Kalimantan tidak hanya menjadi persoalan lingkungan dan kesehatan di dalam negeri, tetapi juga berpotensi menimbulkan dampak lintas batas ketika asap terbawa ke wilayah negara tetangga. (*)

  • Trending
  • Comments
  • Latest

Warga Muara Badak Resahkan Rehabilitasi Jembatan Sambera yang Dinilai Tak Sesuai Spesifikasi

Kamis, 24 Februari 2022, 21:32
Tambang Diduga Koridor di Siluq Ngurai , Minta Aparat Eksekusi

Tambang Diduga Koridor di Siluq Ngurai , Minta Aparat Eksekusi

Kamis, 9 Juni 2022, 23:48
H. Sigit Alfian Nahkodai SIJAKA di Kota Bontang Berikut Harapannya

H. Sigit Alfian Nahkodai SIJAKA di Kota Bontang Berikut Harapannya

Jumat, 1 April 2022, 10:02
Persiapan Pelantikan KMB Kaltim 2022, KMB Kaltim akan Meningkatkan Eksistensi, Gerakan, Elektabilitas Organisasi, Serta Mampu Mengabdi untuk Masyarakat

Persiapan Pelantikan KMB Kaltim 2022, KMB Kaltim akan Meningkatkan Eksistensi, Gerakan, Elektabilitas Organisasi, Serta Mampu Mengabdi untuk Masyarakat

Rabu, 9 Maret 2022, 22:17
Danlanud Dhomber Balikpapan Dedy Susanto Pamitan, Kepada Anggota DPRD Balikpapan

Danlanud Dhomber Balikpapan Dedy Susanto Pamitan, Kepada Anggota DPRD Balikpapan

0
Ketua DPRD Balikpapan Belum Terima Nama Dari Fraksi Untuk Perubahan AKD

Ketua DPRD Balikpapan Belum Terima Nama Dari Fraksi Untuk Perubahan AKD

0
DPRD Balikpapan Akan Melakukan Perombakan AKD

DPRD Balikpapan Akan Melakukan Perombakan AKD

0
HUT Kota Samarinda ke-354 dan HUT Pemkot Samarinda ke-62, Pemkot Melakukan Penghijauan di sungai Karang mumus

HUT Kota Samarinda ke-354 dan HUT Pemkot Samarinda ke-62, Pemkot Melakukan Penghijauan di sungai Karang mumus

0
Makna Kemerdekaan Tak Sekadar Perayaan, Ronal Ingatkan Cita-Cita Pendiri Bangsa

Makna Kemerdekaan Tak Sekadar Perayaan, Ronal Ingatkan Cita-Cita Pendiri Bangsa

Jumat, 21 Agustus 2026, 23:06
Samarinda Darurat Narkoba, Anggaran Pencegahan BNN Disebut Masih Minim

Samarinda Darurat Narkoba, Anggaran Pencegahan BNN Disebut Masih Minim

Jumat, 21 Agustus 2026, 23:04
Pengadilan Hong Kong Nyatakan Dua Aktivis Tiananmen Bersalah dalam Kasus Keamanan Nasional

Pengadilan Hong Kong Nyatakan Dua Aktivis Tiananmen Bersalah dalam Kasus Keamanan Nasional

Jumat, 21 Agustus 2026, 22:03
Asap Karhutla Kalimantan Ganggu Malaysia, 108 Sekolah di Sarawak Ditutup

Asap Karhutla Kalimantan Ganggu Malaysia, 108 Sekolah di Sarawak Ditutup

Jumat, 21 Agustus 2026, 21:47

Infobenua.com TVChannel

Statistik Pengunjung

1437976
Users Today : 1701
Total Users : 1437976
Views Today : 2637
Total views : 6768956
  • Home
  • Redaksi
  • INFO PRODUK
  • Blog
  • Infografis
  • Video
  • KODE ETIK PERUSAHAAN PERS
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami

Copyright © 2017-2025 InfoBenua.com