Teks foto: Ketua Komisi I DPRD Samarinda, Samri Shaputra.
Infobenua.com Samarinda — Ketua Komisi I DPRD Samarinda Samri Shaputra mengingatkan masyarakat agar lebih hati-hati menerima informasi yang beredar di media sosial.
Menurutnya, banyak kabar yang viral justru belum tentu benar karena tersebar tanpa proses verifikasi.
Samri mengatakan derasnya arus informasi di media sosial saat ini membuat masyarakat mudah terpengaruh. Dalam banyak kasus, informasi langsung dibagikan tanpa dicek lebih dulu kebenarannya.
“Sekarang informasi menyebar sangat cepat. Kadang belum jelas faktanya, tapi sudah ramai dibagikan ke mana-mana,” kata Samri (9/6/2026).
Ia menilai kebiasaan tersebut menjadi salah satu penyebab suasana di tengah masyarakat mudah gaduh.
Padahal, dalam dunia jurnalistik setiap informasi semestinya melalui proses konfirmasi dan verifikasi sebelum dipublikasikan.
Menurut politikus PKS itu, sikap kritis penting dimiliki masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap informasi sepihak yang beredar di platform digital.
“Informasi itu harus dicek dulu, jangan hanya mendengar satu pihak lalu langsung disimpulkan,” ujarnya.
Samri juga menyinggung banyaknya pihak yang mengatasnamakan jurnalis namun tidak menjalankan kaidah jurnalistik dengan benar.
Akibatnya, informasi yang tersebar sering kali tidak utuh dan memicu kesalahpahaman di masyarakat.
Selain itu, ia melihat media sosial kini lebih dipenuhi konten bernuansa negatif dibandingkan informasi yang bersifat edukatif.
Kondisi tersebut dinilai membuat ruang digital semakin mudah memancing polemik.
Ia pun menyoroti kebiasaan mengunggah ulang berita lama tanpa penjelasan konteks terbaru.
Pasalnya Menurutnya, hal itu sering membuat persoalan lama kembali ramai diperbincangkan meski situasinya sudah berubah.
“Kadang kasusnya sebenarnya sudah selesai, tapi karena diangkat lagi akhirnya muncul kegaduhan baru,” katanya.
Samri berharap masyarakat lebih bijak menggunakan media sosial dan tidak terburu-buru menarik kesimpulan dari informasi yang belum jelas sumber maupun faktanya.
“Kalau ada persoalan, biarkan diproses sesuai aturan. Jangan langsung menghakimi hanya karena melihat informasi di media sosial,” tutup Samri.
Penulis: Frida | Editor: Eka Mandiri



















Users Today : 1667
Total Users : 1334697
Views Today : 5269
Total views : 6470940