BALIKPAPAN, imfobenua.com — Polsek Balikpapan Barat menggelar rekonstruksi kasus pengeroyokan yang menewaskan seorang pemuda di Kelurahan Baru Ulu, Kamis (20/11/2025). Sebanyak 17 adegan diperagakan untuk memastikan rangkaian kejadian secara utuh.
Empat tersangka, yakni RO, RI, D, dan E, dihadirkan untuk memperagakan kembali insiden yang terjadi pada Minggu (28/9/2025) malam.
Pada adegan awal, rekonstruksi memperlihatkan cekcok antar kelompok remaja yang sempat dilerai oleh Ketua RT setempat. Namun, perselisihan kembali terjadi tak lama setelahnya.
Memasuki adegan ke-7 hingga ke-9, korban HS dan S yang sebelumnya telah pulang kembali muncul di lokasi. Keduanya kemudian melakukan aksi perundungan terhadap seorang remaja berinisial R.
R yang terdesak berteriak meminta pertolongan. Empat remaja yang berada di sekitar lokasi kemudian mendatangi sumber suara sambil membawa balok.
“Balok itu mereka ambil dari kandang ayam,” ujar Kapolsek Balikpapan Barat, AKP Sukarman Sarun.
Aksi pengeroyokan terjadi pada adegan ke-10 hingga ke-12, ketika tiga tersangka memukul korban menggunakan balok. Korban lain berinisial S juga ikut mengalami kekerasan, namun tidak mengalami luka berat.
Sukarman menjelaskan, korban HS sempat mendapatkan perawatan medis. Ia pulang setelah dirawat, namun kembali masuk ke rumah sakit sebelum akhirnya meninggal dunia dua pekan kemudian.
Polisi menangkap empat tersangka dalam dua tahap. Dua tersangka diamankan terlebih dahulu, disusul dua tersangka lainnya.
Penyidik hingga kini masih menelusuri peran S yang dalam rekonstruksi terlihat memicu keributan. Ia tidak hadir dalam rekonstruksi dan masih berstatus sebagai korban.
“Situasinya saat itu dinamis. Informasi dari saksi dan tersangka masih kami cocokan dengan barang bukti,” kata seorang penyidik Polsek Balikpapan Barat.
Polisi menyatakan akan melimpahkan berkas perkara setelah seluruh hasil visum dan keterangan forensik dinyatakan lengkap. Barang bukti berupa balok telah diamankan.
Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan Negeri Balikpapan, Husni, yang turut hadir, mengatakan terdapat sejumlah adegan yang tidak sepenuhnya sama dengan berita acara pemeriksaan (BAP).
“Ada penyesuaian adegan berdasarkan keterangan terbaru dari para pihak,” ujarnya.
Penulis Irwanto Sianturi
















Users Today : 560
Total Users : 1363116
Views Today : 7140
Total views : 6568712