BALIKPAPAN, infobenua.com — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Balikpapan menggalakkan pemasaran produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) hasil karya warga binaan. Langkah ini merupakan implementasi kerja sama antara Direktorat Jenderal Pemasyarakatan dengan Yayasan Srikandi Merah Putih sebagai mitra strategis.
Kepala Kantor wilayah Kementerian imigrasi dan pemasyarakatan Kalimantan Timur, Hernowo Sugiastanto, bersama jajaran kepala unit pelaksana teknis (UPT) pemasyarakatan di wilayah Balikpapan, mendampingi langsung kunjungan perwakilan yayasan tersebut.
“Kegiatan ini menjadi ajang pameran dan apresiasi terhadap hasil karya warga binaan, sekaligus langkah nyata untuk memperluas pemasaran produk UMKM pemasyarakatan,” ujar Hernowo.
Dalam kesempatan tersebut, Lapas Kelas IIA Balikpapan menampilkan berbagai hasil karya unggulan. Beberapa di antaranya adalah produk dari Paris Bakery yang memproduksi aneka roti, unit usaha pembuatan paving block dan bata, serta pengelolaan lahan pertanian di area Beruanggang yang mendukung ketahanan pangan di lingkungan lapas.
Komitmen Rehabilitasi
Keberagaman produk yang dihasilkan menunjukkan komitmen Direktorat Jenderal Pemasyarakatan dalam menjalankan fungsi rehabilitasi. Program pelatihan kewirausahaan dan keterampilan produktif bagi warga binaan tidak hanya bertujuan untuk mengisi masa pembinaan, tetapi juga mempersiapkan bekal kehidupan pascabebas.
“Melalui kegiatan ini, diharapkan produk hasil karya warga binaan dapat terus berkembang dan menjadi bagian dari kontribusi positif pemasyarakatan dalam membangun kemandirian dan produktivitas,” tutur Hernowo.
Kolaborasi dengan mitra strategis seperti Yayasan Srikandi Merah Putih dinilai crucial dalam membuka akses pemasaran yang lebih luas. Eksposur produk UMKM lapas kepada publik diharapkan dapat meningkatkan nilai jual dan daya saing, sekaligus mengubah persepsi masyarakat terhadap hasil karya warga binaan.
Program pemberdayaan ini sejalan dengan visi pemasyarakatan modern yang tidak hanya menitikberatkan pada aspek keamanan, tetapi juga pada pembentukan karakter dan kompetensi warga binaan agar dapat berintegrasi kembali dengan masyarakat secara produktif.
Penyunting Irwanto Sianturi



















Users Today : 453
Total Users : 1346732
Views Today : 1083
Total views : 6496798