Foto: Pembukaan Rembug KTNA 2025 di Kukar
INFOBENUA.COM, KUKAR – Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) kembali menjadi perhatian secara nasional dengan menjadi tuan rumah Rembug utama dan Expo Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) ke-54 yang digelar di halaman komplek Kantor Bupati, pada Sabtu (20/9/2025).
Dalam gelaran ini, yang terlihat tidak hanya menghadirkan ribuan petani dari berbagai macam daerah, tetapi juga menghidupkan denyut ekonomi warga Kukar.
Sebanyak 1.442 peserta dari 27 provinsi dan 71 kabupaten datang dengan biaya mandiri. Mereka memilih tinggal di rumah-rumah warga sekitar Tenggarong.
Suasana akrab pun tercipta, sementara masyarakat lokal merasakan langsung manfaat dari kehadiran tamu besar ini.
“Ini bukan sekadar forum petani dan nelayan, tetapi juga kesempatan bagi warga Tenggarong untuk merasakan dampak ekonomi dari tamu yang hadir,” ujar Ketua KTNA Kukar, Edi Damansyah.
Selain agenda rembug dan expo, panitia menyiapkan 100 tenda gratis untuk UMKM lokal. Dari kuliner hingga kerajinan, produk masyarakat Kukar ikut dipromosikan, membuat expo ini terasa seperti pesta rakyat yang merangkul semua kalangan.
Tak ketinggalan, gerakan pangan murah juga digelar untuk masyarakat sekitar, sekaligus panen raya di Kelurahan Mangkurawang. Kegiatan ini menegaskan peran Kukar sebagai lumbung pangan Kaltim, dengan identitas pertaniannya yang kental dan terus dijaga.
Dalam kesempatan ini juga, Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri, mengaku bangga daerahnya dipercaya kembali menjadi tuan rumah acara berskala nasional setelah sukses menggelar Pekan Nasional KTNA XIII pada 2011.
“Ini kehormatan besar bagi Kukar dan masyarakat. Sekaligus bukti bahwa kita dipercaya dalam urusan pangan,” katanya.
Berdasarkan data BPS Kaltim 2024, luas panen padi Kukar mencapai 26.744 hektare atau 46,8 persen dari total panen padi di Kaltim. Produksinya bahkan menyumbang lebih dari separuh gabah kering giling provinsi.
Dengan angka ini, tak berlebihan jika Kukar disebut sebagai penyangga pangan utama, apalagi di tengah pembangunan IKN Nusantara yang akan dihuni jutaan jiwa.
Selain padi, daerah ini juga dikenal sebagai penghasil hortikultura, peternakan, perkebunan, hingga perikanan. Ragam potensi tersebut membuat identitas Kukar sebagai pusat pangan semakin kuat, sekaligus meneguhkan persatuan masyarakat yang menggantungkan hidup pada sektor ini.
Capaian itu sudah berbuah penghargaan. Kukar meraih Indeks Ketahanan Pangan Terbaik 3 tingkat nasional 2025, serta 13 Panji Keberhasilan Pembangunan dari Pemprov Kaltim pada 2024.
“Semua ini hasil kerja bersama pemerintah dan masyarakat,” pungkas Aulia. (Adv)




















Users Today : 465
Total Users : 1365879
Views Today : 2828
Total views : 6605537