Teks foto: PT Pegadaian (Persero) Area Samarinda bersama berbagai pihak melakukan penanaman pohon di Desa Budaya Pampang, Samarinda, Minggu 7 Juni 2026. (HO-Pegadaian Samarinda)
Infobenua.com Samarinda—PT Pegadaian (Persero) Area Samarinda ikut berpartisipasi dalam Program 2.000 Pohon untuk Kalimantan Timur (Kaltim) yang dipusatkan di Desa Budaya Pampang, Samarinda. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pelestarian lingkungan sekaligus implementasi prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) perusahaan.
Aksi penanaman pohon yang digelar pada Minggu, 7 Juni 2026 tersebut melibatkan berbagai unsur, mulai dari pemerintah daerah, dunia usaha, komunitas, akademisi, hingga masyarakat. Program ini juga merupakan hasil kolaborasi Gerbangtara, Enable Project, World Cleanup Day (WCD) Kalimantan Timur, serta sejumlah mitra lainnya.

Deputi Bisnis PT Pegadaian Samarinda, Andika Dwi Prastyo, menyebut kegiatan ini menjadi bentuk kontribusi nyata perusahaan dalam mendukung perbaikan kualitas lingkungan.
“Ini adalah aksi nyata yang kami lakukan bersama berbagai pihak untuk meningkatkan kualitas lingkungan hidup,” kata Andika, Rabu (24/6/2026).
Ia menegaskan bahwa isu lingkungan tidak bisa ditangani secara terpisah, melainkan membutuhkan keterlibatan banyak pihak agar dampaknya lebih luas dan berkelanjutan.
Menurutnya, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci dalam menjaga keberlanjutan program lingkungan seperti ini, termasuk peran generasi muda yang dinilai cukup dominan di lapangan.
Andika juga memberikan apresiasi kepada para pemuda Kalimantan Timur yang aktif menjadi penggerak kegiatan penanaman pohon tersebut.
Ia berharap kegiatan serupa tidak berhenti sebagai agenda seremonial.
“Peran anak muda sangat penting dalam menggerakkan kegiatan seperti ini,” ujarnya.
Sementara itu, Pemimpin Wilayah PT Pegadaian Kanwil IV Balikpapan, Rinaldi Lubis, mengatakan keterlibatan Pegadaian dalam program tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menjalankan prinsip ESG.
Ia menegaskan Pegadaian tidak hanya fokus pada layanan keuangan, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial dan lingkungan.
Menurutnya, kolaborasi berbagai pihak diperlukan untuk menghadapi tantangan lingkungan yang semakin kompleks.
Rinaldi juga menambahkan bahwa aksi sederhana seperti penanaman pohon memiliki dampak jangka panjang bagi keberlanjutan lingkungan.
“Harapannya kesadaran kolektif ini terus tumbuh, karena langkah kecil seperti menanam pohon punya dampak besar bagi masa depan lingkungan,” tutupnya.
Penulis: Frida | Editor: Eka Mandiri

















Users Today : 598
Total Users : 1353159
Views Today : 2085
Total views : 6513235