Infobenua.com-Samarinda: Kalimantan, pulau terbesar ketiga di dunia, menyimpan kekayaan budaya yang luar biasa. Dari suku Dayak yang dikenal dengan tradisi adatnya yang khas hingga kekayaan seni yang melekat dalam kehidupan masyarakatnya, Kalimantan menawarkan sebuah perjalanan budaya yang memikat. Salah satu warisan budaya yang sangat terkenal adalah Tari Datun Ngentau, sebuah tarian adat dari suku Dayak Kenyah di Kalimantan Timur yang menjadi simbol kuat dari hubungan harmonis antara manusia, alam, dan spiritualitas.
Tari Datun Ngentau bukan sekadar pertunjukan seni, melainkan sebuah bentuk penghormatan dan rasa syukur yang mendalam atas hasil panen padi yang melimpah. Tarian ini sudah ada sejak zaman nenek moyang dan sering dipentaskan dalam upacara adat Mecaq Undat, yang bertujuan untuk mengungkapkan terima kasih kepada alam dan Tuhan. Gerakan-gerakan dalam tarian ini mengandung makna yang sangat mendalam, menggambarkan perjuangan fisik dan ketahanan masyarakat Dayak Kenyah yang bergantung pada alam dalam kehidupan sehari-hari.
Salah satu gerakan yang menjadi ciri khas Tari Datun Ngentau adalah hentakan kaki yang menggambarkan ketangguhan dan semangat juang masyarakat Dayak Kenyah. Gerakan ini melambangkan kekuatan fisik mereka dalam menjalani kehidupan yang penuh tantangan, seperti perjalanan melintasi hutan lebat dan mendaki gunung. Sementara itu, gerakan lambaian tangan yang mengalun lembut menggambarkan rasa syukur dan harapan akan keselamatan serta perlindungan dari segala bahaya dan pengaruh jahat.
Selain Tari Datun Ngentau, Kalimantan juga dikenal dengan seni ukir kayunya yang khas. Seni ukir kayu ini digunakan dalam pembuatan rumah adat dan berbagai peralatan tradisional. Setiap ukiran kayu memiliki filosofi dan cerita tersendiri yang berkaitan dengan mitologi, alam, dan kehidupan sehari-hari. Seni ini menjadi sarana penting untuk menjaga nilai-nilai luhur yang diwariskan dari generasi ke generasi.
Keindahan seni budaya Kalimantan juga dapat ditemukan dalam berbagai upacara adat yang dilakukan oleh masyarakat Dayak. Upacara seperti Mecaq Undat atau Ngalu Petuk tidak hanya sekadar acara perayaan, tetapi juga merupakan bentuk penghormatan terhadap alam dan leluhur yang menjaga keseimbangan hidup. Masyarakat Dayak percaya bahwa hubungan yang baik dengan alam dan sesama adalah kunci untuk menjaga keharmonisan hidup.
Dengan segala kekayaan seni dan budaya yang dimilikinya, Kalimantan terus berusaha melestarikan dan mengenalkan warisan ini kepada dunia. Baik melalui tari, seni ukir, maupun upacara adat, masyarakat Kalimantan mengajarkan kita tentang pentingnya rasa syukur, kebersamaan, dan penghormatan terhadap alam. Seni budaya Kalimantan adalah cerminan dari kearifan lokal yang dapat menjadi inspirasi bagi kita semua untuk menjaga harmoni dalam kehidupan.(ADV/Dispar/Fr).

















Users Today : 1523
Total Users : 1130600
Views Today : 4483
Total views : 5960434