BALIKPAPAN – Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas’ud, menekankan pentingnya sertifikasi halal bagi pelaku usaha, khususnya di sektor pemotongan hewan dan produk olahan unggas.
Hal itu disampaikannya usai melaksanakan sholat Tarawih bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dalam rangka pembukaan Safari Ramadhan di Aula Rumah Jabatan Wali Kota Balikpapan, Selasa (24/2/2026) malam.
Rahmad mengungkapkan, jumlah sertifikat halal untuk unggas dan ayam di Balikpapan saat ini telah mencapai 808 sertifikat. Ia menyebut capaian tersebut cukup signifikan, bahkan menjadi salah satu yang terbesar di Kalimantan.
“Ini penting, terutama untuk pemotongan hewan. Kita sudah 808 sertifikat. Cukup besar, bahkan mungkin yang terbesar di Kalimantan,” ujarnya.
Menurut dia, sertifikasi halal bukan hanya soal administrasi, tetapi juga bagian dari upaya memastikan proses pemotongan hewan berjalan sesuai prinsip syariah dan memiliki kepastian hukum.
Ia menambahkan, Pemerintah Kota Balikpapan akan bekerja sama dengan Kementerian Agama untuk menyosialisasikan pentingnya sertifikasi halal, termasuk kepada pelaku usaha kecil di pasar-pasar.
“Nanti akan disosialisasikan melalui Kemenag. Harapannya, ke depan di setiap daerah dan pasar sudah menerapkan pemotongan yang lebih syariah dan lebih tertib,” katanya.
Rahmad juga menyoroti pentingnya pengawasan terhadap jajanan yang banyak dikonsumsi masyarakat, seperti pentol dan salome.
“Makanan itu masuk ke tubuh kita. Kalau halal dan thayyib, penuh keberkahan, maka hidup kita juga berkah. Insya Allah akan kita benahi semua untuk menjamin keabsahan makanan yang beredar,” ucapnya.
Selain membahas sertifikasi halal, Rahmad turut menyampaikan pesan mengenai makna Ramadhan. Ia mengajak umat Muslim menjadikan bulan suci sebagai momentum untuk memperbaiki diri dan meningkatkan kualitas ibadah.
“Ramadhan ini melatih kita untuk berbuat kebaikan dan beribadah dengan khusyuk. Tapi bukan hanya di bulan Ramadhan saja, setelah itu kita harus tetap istiqomah,” tuturnya.
Ia menegaskan, sebagai pejabat publik, dirinya dan jajaran pemerintah harus menjadi teladan bagi masyarakat.
Rahmad juga mengaitkan hal tersebut dengan visi Balikpapan sebagai kota global untuk semua dan nyaman untuk semua dalam bingkai Madinatul Iman.
“Artinya, yang Muslim jalankan syariatnya, saudara kita yang Nasrani, Hindu, Buddha juga menjalankan ajarannya masing-masing. Kalau semua menjalankan ajaran agamanya dengan baik, insya Allah Balikpapan aman,” ujarnya
Dalam kesempatan itu, Rahmad menyebut pemerintah juga akan melakukan inspeksi mendadak (sidak) dalam waktu dekat guna memastikan tidak ada penimbunan bahan pokok.
“Mudah-mudahan tidak ada penimbunan. Nanti kita lihat, kemungkinan besok atau lusa ada sidak,” pungkasnya.

















Users Today : 1600
Total Users : 1197591
Views Today : 3027
Total views : 6127311