Infobenua.com-Samarinda: Ketua Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), Anni Juwariyah, mengungkapkan rasa syukur dan memberikan apresiasi kepada Gubernur, Rudy Mas’ud, beserta istrinya, Sarifah Suraidah yang juga merupakan Ketua TP PKK Kaltim, atas undangan yang diberikan kepada warga dan pengurus PPDI Kaltim dalam acara Open House Idulfitri 1446 Hijriah, yang diselenggarakan pada hari ketiga Lebaran, Rabu 2 April 2025, di Pendopo Lamin Etam, Jalan Gajah Mada Samarinda.
Anni Juwariyah, Ketua PPDI Kaltim, merasa sangat bersyukur atas perhatian yang diberikan oleh pemerintah provinsi terhadap komunitas penyandang disabilitas. Dalam kesempatan tersebut, ia mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada Gubernur Rudy Mas’ud yang telah memberikan perhatian nyata kepada penyandang disabilitas.
“Sebagai Ketua PPDI Kaltim, saya merasa sangat bersyukur dan bangga karena teman-teman penyandang disabilitas di Kaltim mendapat perhatian langsung dari Gubernur Kaltim kami diundang untuk hadir dalam acara halal bihalal ini adalah suatu bentuk perhatian yang sangat berarti bagi kami,” ujar Anni Juwariyah.
Dalam kesempatan ini, Anni Juwariyah juga menyampaikan bahwa meskipun tidak disebutkan secara eksplisit dalam visi misi pemerintahan, ia melihat adanya keseriusan dalam pembangunan untuk penyandang disabilitas.
Menurutnya, Dalam misi Gubernur dan Wagub Kaltim sangat kuat untuk mendukung pengembangan dan kehidupan warga disabilitas. Hal tersebut disebutkan pada misi meningkatkan kualitas kehidupan beragama, penguatan budaya dan kearifan lokal serta mewujudkan sumber daya manusia yang unggul dan sejahtera.
“Meskipun dalam visi misi Gubernur Kaltim tidak tertulis secara spesifik mengenai penyandang disabilitas, namun kami melihat bahwa ada dua sisi yang jelas memperhatikan kebutuhan kami. Kami berharap ini menjadi harapan besar bagi kami agar pemerintah terus memperhatikan penyandang disabilitas,” jelasnya.
Anni juga menyoroti tantangan yang masih dihadapi oleh penyandang disabilitas, terutama terkait aksesibilitas yang terbatas di beberapa instansi pemerintah, BUMN, dan sektor swasta. Kekurangan-kekurangan ini, dinilai Anni, terjadi karena perspektif tentang disabilitas yang belum sepenuhnya meresap di kalangan pemerintah, terutama di tingkat kabupaten dan kota.
“Dengan adanya acara seperti halal bihalal ini, semoga bukan hanya sebagai kegiatan simbolis, tetapi sebagai bukti nyata bahwa hak-hak penyandang disabilitas harus diperhatikan dengan sungguh-sungguh oleh pemerintah Kaltim,” harap Anni.
Dalam kesempatan yang sama, Ismail, salah seorang anggota PPDI Kaltim dari Samarinda, juga turut mengungkapkan rasa syukurnya atas perhatian yang diberikan oleh Gubernur Rudy Mas’ud. Ia berterima kasih dapat diundang secara khusus untuk hadir di acara halal bihalal, yang menurutnya merupakan bentuk perhatian nyata pemerintah kepada penyandang disabilitas dan membuat mereka merasa lebih dekat dengan pemerintah.
Ismail berharap agar perhatian pemerintah Kaltim terhadap penyandang disabilitas semakin besar di masa mendatang. Ia menyampaikan harapannya terkait fasilitas yang sangat dibutuhkan oleh penyandang disabilitas, seperti kursi roda dan kendaraan khusus.
Kemudian, acara Open House Idulfitri ini dapat menjadi momentum bagi pemerintah untuk lebih serius memperhatikan kebutuhan penyandang disabilitas. Dengan adanya perhatian yang semakin besar dari pemerintah, Kaltim dapat menjadi provinsi yang lebih inklusif dan ramah bagi semua warganya, termasuk penyandang disabilitas.
“Ke depannya, kami berharap perhatian pemerintah Kaltim semakin besar, terutama dalam pemenuhan fasilitas bagi penyandang disabilitas. Salah satunya adalah kursi roda dan kendaraan khusus yang sangat kami butuhkan,” terangnya.
Penulis Fara I Editor Eka Mandiri


















Users Today : 1800
Total Users : 1331849
Views Today : 3872
Total views : 6459624