Infobenua.com Samarinda – Pendidikan vokasi di Kalimantan Timur perlu mengalami lompatan besar agar sejalan dengan arah perkembangan dunia kerja masa depan.
Hal itu disampaikan Anggota Komisi IV DPRD Kaltim, Agusriansyah Ridwan, yang menyoroti pentingnya pembaruan kurikulum di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).
Ia menilai, program pendidikan gratis seperti GratisPol seharusnya tidak hanya difokuskan pada pembebasan biaya, tetapi juga harus dibarengi dengan strategi pembentukan SDM unggul yang siap menghadapi tantangan lima hingga sepuluh tahun ke depan.
“GratisPol itu penting, tapi yang lebih penting lagi adalah memastikan jurusan-jurusan di SMK tetap relevan dengan dunia kerja. Kita perlu diskusi serius soal arah pendidikan kejuruan,” ujar Agusriansyah saat ditemui, Kamis /7/2025).
Salah satu usulan inovatif yang disampaikan Agusriansyah adalah pembukaan jurusan pertanian berbasis teknologi modern, seperti penggunaan drone dan alat-alat mekanisasi untuk mendukung sistem pertanian presisi.
Menurutnya, sektor ini akan sangat menjanjikan jika digarap dengan pendekatan digital dan otomatisasi.
Tak hanya pertanian, ia juga mendorong lahirnya jurusan berbasis ekonomi digital, seperti konten kreator dan youtuber di lingkungan SMK. Bagi Agusriansyah, dunia kreatif kini sudah menjadi industri besar yang mampu menyerap banyak tenaga kerja, khususnya generasi muda.
“Sudah saatnya SMK buka jurusan konten kreator, jurusan youtuber. Tapi jangan cuma nama, harus lengkap dengan pelatihan, infrastruktur produksi, hingga sertifikasi. Jadi lulusannya siap kerja,” tegasnya.
Menurutnya, perubahan desain pendidikan kejuruan harus menjadi bagian dari strategi pembangunan jangka panjang di Kaltim. Jangan sampai program seperti GratisPol justru melahirkan lulusan yang tidak punya daya saing di pasar kerja.
“Kita khawatir, kalau tidak adaptif, lulusan kita ke depan justru sulit bersaing. Pendidikan gratis harus dibarengi dengan arah kebijakan yang visioner, bukan sekadar formalitas,” pungkasnya.
Agusriansyah berharap pemerintah daerah bersama stakeholder pendidikan berani mengambil langkah progresif dalam memperbarui peta keahlian di SMK, agar lulusan benar-benar siap bersaing di era industri digital dan teknologi masa depan.
penulis Rezkidani editor Eka mandiri


















Users Today : 784
Total Users : 1368393
Views Today : 3533
Total views : 6617187