Infobenua.com, Kukar – Upaya pengendalian banjir di Kecamatan Tenggarong terus dipacu oleh Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), salah satunya melalui proyek peningkatan drainase di kawasan Loa Ipuh, termasuk di sekitar Stadion Aji Imbut. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari 10 proyek drainase prioritas yang tersebar di sejumlah titik strategis ibu kota kabupaten.
Kepala Bidang Sumber Daya Air (SDA) Dinas PU Kukar, Awang Agus, menjelaskan bahwa drainase di kawasan Stadion Aji Imbut merupakan bagian dari paket pekerjaan peningkatan saluran di Jalan Loipu. Proyek tersebut saat ini berjalan lebih cepat dari jadwal.
“Untuk drainase di sekitar stadion itu bagian dari kegiatan peningkatan drainase Loa Ipuh. Itu satu kontrak. Progresnya bahkan lebih cepat dari target awal,” terang Awang saat ditemui, belum lama ini.
Menurut Awang, percepatan tersebut dimungkinkan karena kondisi eksisting di kawasan stadion tergolong tidak terlalu parah dari sisi debit banjir, berbeda dengan kawasan lain seperti Jalan Mawar yang membutuhkan dimensi saluran lebih besar.
“Kalau di Loa Ipuh saluran drainasenya hanya sekitar 2 meter dan 1 meter, sementara di Jalan Mawar bisa sampai 3,5 meter karena memang lebih rawan genangan,” ungkapnya.
Proyek-proyek drainase ini sepenuhnya dibiayai melalui APBD Murni 2025, sebagai bagian dari strategi menyeluruh Pemkab Kukar dalam menangani banjir secara sistematis. Kawasan Loa Ipuh sendiri menjadi fokus karena sering terdampak limpasan air saat hujan lebat, apalagi daerah ini merupakan jalur vital menuju stadion dan permukiman padat.
Awang juga menegaskan, Dinas PU Kukar telah memetakan titik-titik krusial yang menjadi langganan banjir, dan memastikan proyek drainase diarahkan ke lokasi dengan urgensi tinggi terlebih dahulu.
“Jadi kami tidak hanya bekerja di pusat kota, tapi juga ke wilayah-wilayah yang sebelumnya tidak tersentuh penanganan serius,” imbuhnya.
Di samping pengerjaan fisik, Awang menyebut pentingnya partisipasi warga untuk tidak membuang sampah sembarangan ke saluran air, karena penyumbatan kerap menjadi penyebab utama meluapnya drainase.
Dengan berjalannya proyek-proyek ini, Pemkab Kukar optimistis genangan di kawasan perkotaan Tenggarong bisa berkurang secara signifikan dalam waktu dekat.
Penulis Lisa editor Eka mandiri


















Users Today : 932
Total Users : 1374754
Views Today : 4037
Total views : 6642206